Ardan 105.9 FM Bandung - NusaRadio

Rabu, 30 Juni 2010

PERSIB KETEMU AREMA MALANG DI PIALA INDONESIA


Persib Bandung berhadapan dengan juara Liga Super Indonesia, Arema Indonesia, pada babak "Delapan Besar" Piala Indonesia 2010. Persib dijadwalkan menjalani laga pertama dengan partai tandang ke Stadion Kanjuruhan Malang pada 18 Juli. Selanjutnya, Persib menjadi tuan rumah pada 22 Juli.




Berdasarkan hasil undian yang dilaksanakan di Kantor PT Liga Indonesia Kuningan Jakarta, Selasa (29/6), Persib berada di grup bawah. Jika berhasil menyingkirkan Arema pada semifinal, Persib akan menantang pemenang antara Persija dan Persik Kediri. Sebelum undian dilaksanakan, CEO Liga, Joko Driyono mengatakan bahwa tim yang menempati peringkat atas penyisihan grup pada babak "16 Besar" akan bertemu dengan tim yang menempati runner-up grup lain. Kemudian, tim yang satu grup di babak "16 Besar", tidak akan bertemu lagi di "Delapan Besar".

Dengan ketentuan itu, Persib hanya memiliki tiga pilihan calon lawan, yakni Persipura, Persija, dan Arema. Persebaya tampil sebagai juara grup, di atas Persib. Persipura akhirnya bertemu dengan Pelita Jaya, Persija melawan Persik, dan Persib berhadapan dengan Arema, sedangkan Persebaya jumpa Sriwijaya FC.

"Kami sudah melakukan persiapan di Bandung selama dua minggu. Minggu (27/6), kami sudah melakoni uji coba melawan Cirebon Selection, dan selanjutnya melawan Cianjur Selection," ujar Sekretaris Tim, Yudiana saat jumpa pers di Kantor PT Liga Indonesia (Liga), Kuningan, Jakarta, Selasa (29/6).

Berkaitan dengan tempat pertandingan, Yudiana belum bisa memastikan karena hal itu perlu dikonfirmasi kepada panpel Persib. Kendati begitu, ada dua alternatif stadion, yakni Siliwangi dan Si Jalak Harupat.

Ditemui terpisah di Bandung, Manajer Persib H. Umuh Muchtar menyatakan tidak ada masalah untuk melawan Arema. Dia optimistis, para pemain Persib siap untuk mengalahkan Arema. Hal senada diungkapkan Asisten Pelatih Yusuf Bachtiar. Menurut dia, para pemain diharapkan bisa belajar dari kesalahan pada Liga Super Indonesia.

"Pada dasarnya kami siap untuk menghadapi siapa pun pada lanjutan kompetisi Piala Indonesia. Arema, sebagai juara Liga Super Indonesia, menjadi lawan yang bisa membangkitkan motivasi anak-anak Persib untuk mengalahkan Arema," kata Yusuf.

Konsentrasi pecah

Sementara itu, Arema mengaku mengalami kesulitan jelang laga melawan Persib. Konsentrasi mereka terpecah antara persiapan Piala Indonesia dan Liga Champion Asia musim depan. Terlebih lagi, kini masalah kontrak pemain yang telah habis pun juga menjadi masalah untuk persiapan mereka.

"Kini ada dua pemain asing dan dua belas pemain lokal yang kontraknya sudah habis dan belum diperpanjang. Sementara sisa pemain yang ada sekarang, termasuk Pierre Njanka dan Roman Chmelo kontraknya berakhir Juli mendatang. Ini jelas mengganggu persiapan kami, jika manajemen tidak menanggapinya segera," kata Pelatih Arema Robert Rene. Kendati ada kendala, Robert mengaku Arema sudah siap menghadapi Persib.

Untuk laga semifinal, Liga telah menyiapkan alternatif tempat yakni di Deltras, Solo, dan Samarinda. Semua pemain asing juga bisa diturunkan. (A-161/A-187/CA-02) ***
sumber:PR

Senin, 28 Juni 2010

LIGA SUPER DIMULAI 18 SEPTEMBER


JAKARTA - PT Liga Indonesia (PT LI) boleh saja belum menentukan jadwal pertandingan playoff Indonesia Super League (ISL) 2010-2011. Nasib pertandingan itu bakal ditentukan setelah Piala Dunia 2010 kelar.

Namun, tak demikian halnya dengan roda kompetisi ISL 2010-2011. PT LI menyatakan bakal menggelar kompetisi paling elite di tanah air tersebut mulai 18 September mendatang. Alasannya, saat itu kompetisi dipastikan tidak akan terganggu berbagai agenda religius. Misalnya, puasa Ramadan dan Idul Fitri.

''Kami perkirakan kompetisi selesai akhir Mei 2011,'' terang CEO PT LI Joko Driyono saat ditemui di ruang kerjanya kemarin (25/6).

Dia mengharapkan, kompetisi musim mendatang tidak akan menemui banyak kendala yang selama ini kerap terjadi. Misalnya, molornya jadwal yang sebenarnya sudah ditetapkan sejak awal kompetisi. Alasannya, pada 2011 tidak ada hajatan nasional yang selama ini memang kerap menjadi handicap. Misalnya, pemilu.

''Kompetisi yang sekarang juga tidak molor. Kami mengharapkan hal tersebut juga bisa menular ke kompetisi musim mendatang,'' tambah ayah tiga anak itu.

Sayang, ketika PT LI sudah seolah bersiap dengan kompetisi musim mendatang, tampaknya mereka malah melupakan kewajiban dalam kompetisi musim 2009- 2010. Di antaranya, evaluasi terhadap gelaran kompetisi ISL 2009-2010.

PT LI beralasan bahwa mereka masih membutuhkan beberapa pembenahan pada aspek-aspek yang selama ini menjadi penunjang kompetisi.

''Kami masih membenahi beberapa hal. Yang umum ialah mengenai aspek bisnis serta kompetisi. Dua hal itu memang belum kami selesaikan. Tapi, dalam waktu dekat kami selesaikan,'' tambah pria asal Ngawi, Jatim, itu.

Selain evaluasi, PT LI menunggak utang kepada Arema Indonesia sebagai kampiun ISL 2009-2010. Sebab, hingga kini tim berjuluk Singo Edan tersebut belum juga mendapatkan uang hadiah dari PT LI. Padahal, kabarnya uang tersebut bakal digunakan untuk membayar bonus bagi Piere Njanka dkk atas kerja kerasnya sehingga mampu menyabet kampiun ISL untuk kali pertama.

''Saya rasa itu bukan sebuah berita. Tapi, nanti pasti kami berikan," kilah alumnus ITS Surabaya itu. (ru/c4/diq) sumber:

Minggu, 27 Juni 2010

Futsal 35 Bandung Juara Piala Futsal Indonesia 2010


Tim Futsal 35 Bandung berhasil merebut gelar juara Piala Futsal Indonesia 2010. Pada laga puncak yang berlangsung di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Kamis (24/6), Gustian dkk menundukkan Bank Papua 15-14 lewat drama adu penalti. Pada waktu normal, kedua tim bermain imbang 8-8.

Pertandingan final ini menyuguhkan permainan atraktif dari kedua tim. Jual beli serangan terjadi sehingga gol demi gol pun tercipta dengan cepat. Dan, ketenangan para pemain futsal 35 Bandung akhirnya membawa mereka mampu menyelesaikan drama adu penalti dengan kemenangan.

Tampilnya tim Futsal 35 Bandung layak disebut sebagai juara sejati. Pasalnya, tim asal kota Kembang itu memapu menyingkirkan banyak tim unggulan sebelum mencapai puncak. Pada babak penyisihan, mereka mampu mengungguli Mutiara Hitam dalam posisi akhir klasemen.

Hasil luar biasa dicapai pada babak semi final. Dengan kunci permainan disiplin dan determinasi tinggi, Futsal 35 membuat tim Harimau Rawa Riau tak berkutik. Padahal tim lawan tersebut diperkuat oleh enam pemain timnas futsal Indonesia yang berhasil merebut gelar juara AFF Futsal Championship 2010.

Sementara itu, Harimau Rawa Riau sendiri hanya mampu finish di urutan ketiga setelah mengalahkan Jaya Kencana pada perebutan tempat ketiga.

Hasil Piala Futsal Indonesia 2010

Juara : Futsal 35 Bandung
Runner-up : Bank Papua
Peringkat 3 : Harimau Rawa Pekanbaru
Peringkat 4 : Jaya Kencana Tangerang Selatan
Pemain Terbaik : Kharismawan (Poltekpos Bandung)
Top Skor : Dodik Rustanto (Karang Anyar Solo)

SUMBER:

UJI COBA PERSIB BANDUNG VS CIREBON SELECTION


Persib Bandung berhasil memenangkan laga uji coba melawan Cirebon Selection di Stadion Bima, Kota Cirebon Sabtu (26/6) sore. Maung Bandung yang menurunkan pemain-pemain terbaiknya menang 3©0. Tiga gol Persib dicetak di 10 menit terakhir oleh Airlangga Sutjipto dua gol dan Atep satu gol.





Di pertandingan yang digelar dalam waktu 2x35 menit ini, Persib baru bermain menyerang di babak kedua. Di babak pertama, Cirebon Selection yang diperkuat pemain-pemain dari Divisi Utama dan juga tiga pemain asal Benua Afrika, masih mampu menahan dan mengimbangi permainan Maung Bandung.

Baru ketika memasuki babak kedua, punggawa-punggawa Persib mampu membuat peluang emas. Eka Ramdani misalnya, di menit 38 tendangan lambungnya masih menerpa mistar padahal kiper lawan sudah mati langkah.

Persib berhasil mencetak gol di menit 62. Airlangga yang masuk di babak kedua mampu memanfaatkan kerjasama Eka dan Cristian Gonzalez. Tandukan pemain berjuluk Ronggo dari jarak dekat tak bisa diantisipasi kiper.

Tiga menit kemudian, Ronggo kembali mencetak gol. Memanfaatkan umpan sedada Hariono, Ronggo menahan bola dengan dada dan melancarkan tendangan ke sisi kiri gawang. Bola meluncur ke gawang dan membuat Persib unggul 2-0.
Satu menit berselang, giliran Atep yang membuat bobotoh Persib di Cirebon dan sekitarnya berpesta. Tendangan melintirnya dari sisi kiri pertahanan Cirebon Selection mengoyak jala lawan.

Asisten Pelatih Persib Yusuf Bachtiar kepada wartawan menuturkan, dirinya telah memperkirakan pemain Cirebon Selection akan bermain ngotot dan maksimal.
Ia melihat, pemain-pemain Persib yang diturunkannya juga mampu bermain maksimal. "Saya mencoba untuk melihat fisik pemain. Jadi tidak semua pemain diturunkan," tambahnya.

Yusuf menambahkan, melihat penampilan para pemain, kondisi fisik para pemain Persib sudah bagus. Namun, kondisi ini harus terus ditingkatkan agar Persib bisa bermain prima di ajang Piala Indonesia.

"Kondisi fisik pemain, semuanya oke. Tapi kondisi ini harus ditingkatkan untuk bermain di Piala Indonesia," tutur mantan pemain tengah Persib ini.
sumber:

Kamis, 24 Juni 2010

Pelatih Persib Ajukan Lawan Divisi Utama

BANDUNG - Jajaran pelatih Persib Bandung menilai uji coba melawan Cirebon Selection pada 26 Juni mendatang dirasakan tidak akan maksimal untuk mengukur kekuatan tim Persib sesungguhnya. Makanya, tim pelatih akan mengajukan uji coba tambahan melawan tim yang berkualitas, minimal tim divisi utama.

Asisten pelatih Persib Yusuf Bahtiar menyatakan, ajang uji coba di Cirebon nanti hanya sebatas pertandingan eksebisi. Yusuf menilai uji coba tersebut tidak akan maksimal karena kerap terganggu oleh aksi bobotoh yang selalu meringsek ke dalam stadion.

“Dari pengalaman kita, kalau uji cobanya di daerah biasanya hasilnya untuk Persib tidak akan maksimal karena selalu terganggu oleh penonton yang masuk ke dalam stadion. Jadi kami akan mengajukan pertandingan uji coba lain melawan tim yang minimal tidak jauh kualitasnya dari Persib,” ungkap Yusuf, Kamis (24/6/2010
Tim pelatih akan mengajukan tim divisi utama untuk menjadi lawan uji coba. Namun, belum dipastikan tim yang akan menjadi lawan Eka Ramdani dkk nanti saat uji coba. “Mungkin nanti sebelum Piala Indonesia digelar kita akan mencoba melawan tim divisi utama atau tim sekelas lainnya. Kita akan ajukan hal itu kepada manajemen,” imbuhnya.

Beberapa tim yang biasa menjadi pilihan adalah Persikabo Bogor, Persikab Bandung atau Persikad Depok. Soal tim, Yusuf menegaskan diserahkan sepenuhnya kepada manajemen. Namun, tiga tim tersebut dirasanya bisa menjadi calon lawan Maung Bandung untuk mengukur kekuatan timnya pasca latihan dua pekan ini.
SUMBER