Ardan 105.9 FM Bandung - NusaRadio

Kamis, 27 Mei 2010

AREMA:KANDIDAT JUARA LIGA SUPER INDONESIA

Arema Malang memastikan gelar juara Indonesia Super League (ISL) 2009/2010 usai menahan tuan rumah PSPS Pekanbaru, Rabu (26/5/2010) sore.

Pasukan Singo Edan -julukan Arema- sukses menahan PSPS 1-1. Striker Noh Alam Shah membawa Arema unggul di babak pertama usai memaksimalkan umpan Muhamad Ridhuan (39').

Sementara, tuan rumah menyamakan kedudukan di awal babak kedua melalui titik putih setelah Putut Waringin Jati dijatuhkan oleh Pierre Njanka (47').

Kendati berbagi skor 1-1, Arema toh memastikan diri sebagai jawara ISL musim ini setelah membukukan 70 angka dan tak lagi terkejar oleh saingan terdekatnya, jawara musim lalu Persipura Jayapura (69).

Namun demikian, pesta perayaan tim kesebelasan Arema tidak bisa dirayakan dengan meriah, menyusul keributan yang terjadi antar pemain setelah Noh Alam Shah menyikut pemain belakang PSPS, Dedi Gusmawan.

Para punggawa Arema yang takut akan keselamatannya memilih merayakan titel juara di ruang ganti. Namun, hal itu tampaknya tidak menjadi masalah besar.

"Tidak masalah, yang penting kita berhasil menang," ujar pelatih Arema, Robert Albert, usai evaluasi kemenangan.

Sementara itu, arsitek Askar Bertuah -julukan PSPS-, Abdurahman Gurning, sangat menyayangkan perkelahian kedua tim. Menurut dia, perkelahian itu disebabkan oleh permainan yang tidak terpuji oleh Noh Alam Shah yang sengaja menimbulkan permainan menjadi keras dan ricuh.

"Kami sudah beberapa kali melihat Noh Alam Shah bermain kasar. Tadi kita lihat dia juga mencekik pemain PSPS. Kalau dia masuk PSPS secara gratis pun saya tidak mau terima," ketusnya.

Ditanya mengenai klaim yang disematkan kepada anak asuhnya, Albert segera melontarkan pembelaan. "Permainannya wajar saja, tidak seperti yang disebutkan. Tapi terserah kalian menilainya."
sumber:okezone

KEKALAHAN PERDANA DI KANDANG


BANDUNG- Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar menegaskan, kekalahan perdana pada laga kandang di Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010 adalah kekalahan yang menyakitkan bagi timnya. Sebab, selama 15 kali tampil di kandang, Persib belum pernah kalah.

“Kekalahan perdana ini adalah kekalahan yang memalukan bagi kita. Apalagi, tim kita tampil jelek. Kita harus segera evaluasi semuanya agar tidak mengulang hal yang sama,” tegas Umuh, usai laga di ruang ganti pemain, Rabu (26/5/2010).

Umuh menyatakan, dirinya baru kali ini melihat semangat Eka Ramdani dkk tidak begitu bagus, padahal di kandang sendiri. Motivasi yang lemah itu, kata Umuh, membuat permainan menjadi tidak menarik.

Saat ditanya soal tidak adanya bobotoh, Umuh menyatakan, faktor tersebut tidak terlalu memengaruhi. Yang pasti, kata Umuh, dia melihat, permainan anak asuh Robby Darwis jauh dari harapan.

“Biarlah semua sudah terjadi. Tapi saya tegaskan ini memalukan bagi kita. Saya harap semua berpikir keras untuk laga terakhir nanti,” tegasnya.
sumber:okezone

Robby Puji Penampilan Persiba

BANDUNG - Pelatih Persib Maung Bandung Robby Darwis memuji penampilan pemain Persiba Balikpapan. Mantan libero nasional ini mengaku tidak menyangka Persiba akan bermain bagus di semua lini.

"Kita sudah berusaha maksimal. Namun, di babak pertama kita kecolongan. Kita tidak menyangka Persiba main sebagus itu," kata Robby usai pertandingan, Rabu (26/5/2010).

Menurut Robby, kecolongan gol pada babak pertama membuat permainan anak asuhnya amburadul. Lini belakang kurang solid dalam mengantisipasi umpan-umpan pemain Persiba.

"Pemain ingin membalas gol, tapi justru Persiba berhasil memanfaatkan peluang menjadi gol karena kelengahan pemain belakang," kata Robby.

Bertanding tanpa disaksikan penonton di Stadion Siliwangi Bandung. Persib Maung Bandung kehilangan taringnya. Tim asuhan Robby Darwis ini keok 1-2 dari Beruang Madu Persiba Balikpapan.

Dua gol Persiba dicetak Sultan Samma menit ke-18 dan Hendro Siswanto menit ke-62. Sementara gol balasan Persib lahir lewat bunuh diri gelandang Persiba Edy Gunawan pada menit ke-49.
sumber:okezone

Persiba Dapat Bonus 50 Juta

Bandung:Tidak sia-sia Persiba mendatangkan 28 pemainnya plus ketua Umum Persiba Syharil HM Taher dan seluruh Pengurus Persiba serta sejumlah anggota Dewan Balikpapan menyaksikan laga tandang Persiba di Stadion Siliwangi, Bandung.

Kemenangan tiga poin penuh yang dicapai Persiba membuat posisi sementara naik satu strip. Persiba kini berada di tiga besar. Kemenangan ini disambut oleh bonus tambahan sebesar 50 juta bagi tim Persiba. Usai pertandingan, Rabu (26/5/2010), Ketua Umum Syahril HM Taher langsung mengumumkan tambahan bonus sebesar 50 juta.

“Kita sudah bermain bagus dan menang. Selamat untuk tim dan saya beri bonus tambahan 50 juta dari pribadi,” ucap Syahril didampingi Manager saat menemui timnya diruang ganti Stadion Siliwangi.

Sontak pengumuman ini mendapat sorakan dan tepukan tanda gembira dari pemain dan official Persiba yang sejak Minggu sore berada di Bandung hingga Kamis (27/5/2010).

Manager Persiba Jamal Al Rasyid menyebutkan untuk bonus normal dengan menang tandang sedikitnya pengurus menguras kocek 60 juta. “Untuk bonus menang tandang, pemain inti mendapat 2 juta, cadangan 1 juta sedangkan pemain yang tidak masuk line up mendapat 500 ribu,” terangnya saat makan malam di Hotel Karang Setraa, Bandung.

sumber:okezone

Selasa, 25 Mei 2010

Persib Bandung akhirnya bisa terhindar dari kekalahan walk over

Persib Bandung akhirnya bisa terhindar dari kekalahan walk over (WO) 0-3 dari Persiba Balikpapan. Hal itu setelah Kapolwiltabes Bandung Komisaris Besar Imam Budi Supeno mengizinkan pertandingan Persib melawan Persiba digelar di Stadion Siliwangi Kota Bandung, Rabu (26/5) pukul 15.30 WIB. Namun, pertandingan berlangsung tanpa penonton dan tidak ada siaran langsung.

Hal itu diungkapkan Imam seusai melakukan rapat tertutup di Mapolwiltabes Bandung bersama Wali Kota Bandung Dada Rosada, Ketua DPRD Kota Bandung Erwan Setiawan, Dandim 0618/BS Letnan Kolonel Asep Syaripudin, Direktur Utama PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Umuh Muchtar, dan Komisaris PT PBB Kuswara Taryono, S.H. Rapat berlangsung sekitar satu jam. "Setelah mempertimbangkan berbagai hal, terutama dari sisi keamanan, kami memutuskan untuk memberikan izin pertandingan Persib melawan Persiba di Stadion Siliwangi. Dengan catatan, tidak boleh ada penonton," ucap Imam.

Dalam pertandingan tersebut, Stadion Siliwangi pun tidak diperbolehkan untuk didekati oleh para bobotoh. "Stadion Siliwangi harus steril dari penonton dalam radius 300 meter. Bobotoh dilarang keras mendekati Stadion Siliwangi untuk menghindari terjadinya aksi anarkistis atau hal lainnya," katanya.

Imam menandaskan, polisi bakal bertindak tegas terhadap setiap pelanggaran yang dilakukan bobotoh, termasuk yang bertindak ugal-ugalan di jalanan. "Kami ingin masyarakat tidak ketakutan dan tetap bisa beraktivitas seperti biasanya," tuturnya.

Mengenai isu balas dendam yang akan dilakukan oleh warga yang tinggal di pinggiran rel kereta api, Imam tidak membantahnya. "Kabar itu memang sempat mencuat jika ada bobotoh yang naik kereta dan melintasi jalur kemarin (Cikudapateuh). Namun, kami sudah mengantisipasinya dan melakukan pendekatan ke warga. Mereka sudah mengerti dan berjanji tidak akan balas dendam. Namun, untuk mencegah, ada baiknya bobotoh dari luar Kota Bandung, khususnya yang pakai kereta, untuk tidak masuk ke Kota Bandung karena pertandingan digelar tanpa penonton," ujarnya.

Sementara itu, Dada Rosada mengimbau agar para bobotoh tidak perlu berkeliaran di Kota Bandung untuk mendukung Persib. Ia meminta warga tetap ada di rumah. "Toh masih bisa mendengar dari radio. Ya, wayahna. Ini demi Kota Bandung yang kita sayangi dan Persib yang kita cintai," ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Umuh mengungkapkan, jika para bobotoh memang mencintai Persib, dianjurkan untuk tetap berada di rumah. Bagi Umuh, bobotoh yang melakukan perusakan, bukanlah suporter Persib. "Mereka perusuh yang membuat Persib terbebani. Saya sangat mendukung jika polisi mau menangkap dan memenjarakan mereka," katanya.

Umuh juga mengucapkan terima kasih kepada Polda Jabar dan Pangdam III/Siliwangi yang ikut membantu sehingga Persib tetap bisa main di Stadion Siliwangi. Menurut dia, keputusan itu merupakan keputusan yang paling bijak yang diambil oleh jajaran keamanan.

Umuh mengimbau kepada bobotoh yang tidak bisa menyaksikan pertandingan Persib untuk mendengarkan siaran langsung dari Radio Republik Indonesia (RRI) Bandung. "Dengan diizinkannya kembali Persib ke Siliwangi merupakan keuntungan bagi Persib. Mohon maaf karena bobotoh tidak bisa hadir di lapangan dan di sekitar lapangan. Kalau misalnya nanti tanggal 26 Mei kondusif, hal itu akan menjadi jaminan tanggal 30 Mei ketika Persib lawan PSM nanti situasi akan tetap normal," tuturnya.

Ia mengharapkan kerja sama sesama bobotoh untuk menjaga situasi keamanan Kota Bandung selama dan setelah pertandingan tetap kondusif. Para bobotoh diimbau agar bisa membantu polisi dalam menindak oknum bobotoh yang meresahkan warga. "Tangkap saja oknum bobotoh yang bikin ulah, serahkan pada polisi. Kejadian kemarin jangan sampai terulang, menang tetap merusak, apalagi kalah. Berarti hal ini sudah direncanakan. Saya juga tidak mengerti kenapa mereka tega berbuat seperti itu dan merugikan tim," ujar Umuh.

Sementara itu, Dandim 0618 BS Letnan Kolonel Asep Syaripudin menambahkan, keputusan tersebut agar dihormati oleh semua pihak. Ia mengharapkan para bobotoh Persib mendukung upaya mewujudkan keamanan di Kota Bandung yang bisa dibanggakan. (A-128/A-183) ***
sumber:PR

Senin, 24 Mei 2010

Radius 300 Meter Dilarang Ada Bobotoh

BANDUNG - Polwiltabes Bandung akhirnya memberikan izin bagi Persib Bandung untuk tampil di home base-nya di stadion Siliwangi. Namun, laga kontra Persiba Balikpapan, Rabu (26/5/2010) tersebut terlarang bagi penonton atau bobotoh Persib.

Kapolwiltabes Bandung Kombes Pol Imam Budi Supeno menyatakan, pihaknya akan tegas jika ada bobotoh yang memaksa masuk di sekitar area stadion. Bahkan, radius 300 meter dari stadion Siliwangi dilarang ada bobotoh yang memakai atribut.

“Bobotoh harus ikuti kesepakatan yang telah kita capai. Kalau ada yang nakal, akan kita tindak tegas. Ini juga sudah jadi kesepakatan bersama. Pokoknya radius 300 meter dari stadion jangan ada bobotoh,” ungkap Imam, Senin (26/5/2010).

Imam mengakatan, keputusan ini adalah demi kebaikan bersama. Menurutnya, Persib adalah tim yang membuat nama Bandung harum. Namun, bobotoh juga menurutnya harus menjaga keamanan dan kenyamanan warga Bandung.

“Jadi jangan sampai terulang lagi insiden pasca melawan Sriwijaya FC beberapa waktu lalu. Kalau nanti berjalan baik, maka pada laga terakhir nanti Persib bisa kembali menggelar laga dengan ada penonton,” pungkasnya. (acf)

Persib Tanpa Dukungan Bobotoh

Persib Bandung akhirnya mendapat izin tampil di stadion Siliwangi, Bandung saat menjamu Persiba Balikpapan. Namun, laga tersebut dilarang tanpa penonton.

Dalam pertemuan yang dilakukan di Mapolwiltabes Bandung, Senin (24/5/2010) siang didapatkan kesepakatan tersebut, di mana pertandingan akan berlangsung Rabu (26/5/2010).

Wali Kota Bandung Dada Rosada menyatakan, laga tanpa penonton adalah konsekuensi yang harus ditanggung Persib setelah kerusuhan yang dilakukan oknumnya pascamenjamu Sriwijaya FC, Senin (17/5/2010) silam.

"Ini sudah jadi keputusan bersama dan diterima semua pihak. Saya harap bobotoh juga menerima. Kalau memang cinta Persib, maka mereka akan mendukung dengan menjaga situasi agar tetap aman," jelas Dada yang juga mantan Ketua Umum Persib ini.

Saat ini Persib berada di urutan ketiga klasemen sementara dengan torehan 50 poin. Christian Gonzalez dkk unggul selisih gol dari Persiba yang berada satu tingkat di bawahnya.

Atep Tetap Fokus Latihan

BANDUNG – Belum jelasnya stadion yang akan digunakan untuk laga kandang kontra Persiba Balikpapan, Rabu (26/5/2010) nanti, tidak berpengaruh banyak bagi persiapan tim. Termasuk, bagi skuad Maung Bandung.

Pemain sayap kiri Persib Bandung Atep menyatakan dirinya tidak merasa terganggu dengan kondisi yang dialami Persib terancam kalah walk out (WO) 0-3 dan Panpel mendapatkan denda Rp 25 juta akibat gagal menggelar pertandingan. Menurutnya hal itu merupakan kewenangan dari jajaran manajemen. Dirinya sebagai pemain harus lebih memprioritaskan untuk bermain sebaik mungkin sesuai dengan intruksi pelatih.

“Secara pribadi memang sempat cemas dengan kabar itu. Tapi, sebagai pemain profesional, tugas saya adalah harus siap bermain sebaik mungkin. Makanya, saya dan pemain lainnya berusaha untuk fokus dengan pertandingan melawan Persiba pada Rabu nanti,” ungkap Atep, Minggu (23/5/2010).

Pemilik nomor punggung 7 ini mengaku, bermain dimanapun bukanlah masalah berarti. Yang penting, kata Atep, semua pemain dalam kondisi prima sehingga bisa dipastikan tampil sesuai dengan strategi yang diterapkan pelatih dan bisa memenangkan laga.

"Kita pasti bisa menghadapi semuanya. Kita percaya kepada manajemen bisa memberi solusi terbaik. Karena pemain pun akan memberikan yang terbaik bagi semuanya," jelasnya.
sumber:okezone

Minggu, 23 Mei 2010

Persiba Tolak Main Tengah Malam

BALIKPAPAN- Persiba Balikpapan tetap akan melakoni laga tandang dengan Persib meski pertandingan digelar di tempat manampun. Namun, jika dilakukan diluar Bandung, Persiba akan meminta semua beban biaya kepada Persib Bandung.

“Bagi kami tidak ada masalah selama bermain di Bandung. Hari ini kita sudah merapat ke Bandung. Seandainya di luar Bandung, Persiba akan meminta semua beban biaya yang telah dikeluarkan oleh Persiba menjadi tanggung jawab Persib,” terang manajer Persiba Jamal Al Rasyid sebelum bertolak ke Bandung, Minggu (23/5).

Namun, Al Rasyid menegaskan jika benar dilakukan diluar Bandung, persiba akan menelaah dahulu apakah ini merugikan tim atau tidak. “Kalau dilakukan di luar Bandung kita lihat dahulu. Saya dengar akan digelar malam hari pukul 23.00 Wib, jelas ini akan kita tolak,” tegasnya.

Minggu siang (23/5), tim Persiba bertolak ke Bandung dengan membawa 28 pemainnya. Rombongan yang dipimpin Al Rasyid akan terbang pukul 12.30 WITA dari Bandara Sepinggan menuju Jakarta, kemudian dilanjutkan perjalanan darat menuju Bandung.

Rencananya rombongan akan tiba di kota Kembang pada Minggu sore dan menginap di Hotel Karang Setra, Bandung.
sumber:okezone

DUA ALTERNATIF STADION DI KOTA CIMAHI

BANDUNG - Dua stadion milik militer di wilayah Kota Cimahi menjadi bidikan Persib Bandung selanjutnya menyusul pelarangan tampil di Stadion Siliwangi, Kota Bandung. Hal ini demi menghindari kalah walk out (WO).

Manajer Persib Umuh Muchtar mengaku tengah mempersiapkan dua stadion alternatif untuk laga Maung Bandung. Keduanya terletak di Kota Cimahi, yakni stadion Brigif XV Kujang-Cimahi dan stadion Pusdikpom Cimahi diprioritaskan menjadi stadion alternatif di wilayah Jawa Barat.

Umuh mengaku, pihaknya tengah menunggu keputusan dari PT Liga Indonesia terkait dua stadion alternatif yang diajukan tersebut. Dia berharap, dengan kondisi yang ada saat ini, PT Liga Indonesia bisa memberikan izin bagi timnya berlaga di stadion milik Kodam III Siliwangi tersebut.

“Kita harap PT Liga mengerti. Kami optimistis bisa memakai stadion ini, karena secara fisik layak dan dalam kondisi bagus. Tapi standarisasinya ya harus menunggu keabsahan dari PT Liga itu sendiri,” jelas Umuh.

Maung Bandung sendiri akan menjamu Persiba Balikpapan, Rabu (26/5/2010) nanti. Persib harus segera mencari stadion, sebab sang tamu Persiba direncanakan tiba di Kota Bandung hari ini
SUMBER:okezone

Jumat, 21 Mei 2010

Persiba Fokus Hadapi Persib



BALIKPAPAN - Tim Persiba tetap fokus dan tidak terpengaruh meski belum jelasnya laga menghadapi tuan rumah Persib Bandung, 26 Mei mendatang. Belum jelasnya izin dan lokasi pertandingan, tak menguntungkan Persiba. karena hanya mengumpulkan 50 poin, dengan sisa dua laga tandang.
Apalagi peringkat Persiba menurun akibat paceklik kemenangan kandang maupun tandang.
“Kita baru dengar kabar itu, tapi kita tetap fokus hadapi Persib, apapun yang terjadi kita tidak mau tahu. Yang penting tim ini harus siap menghadapi kondisi apapun nanti,” tandas Pelatih Persiba Harydi usai latihan, sore tadi(20/5/2010).
Selama sepekan ini menurut Haryadi timnya tengah mengasah taktik yang akan diterapkan saat menghadapi Atep dkk.
“Seminggu ini kita memang terapkan taktik. Pressure tengah, belakang dan depan. Pokoknya kita pressure terus jangan memberi peluang kepada lawan. Besok itu gak ada Atep tuh yang ada tekan-tekan terus,” tandas Haryadi.
Modal Persiba lanjut haryadi selain kekompakan, disiplin, kolektivitas juga harus memiliki motivasi juang yang tinggi, mobilitas bersama dan improvisasi dilapangan.
“Kalau itu sudah dijalankan maka dengan bermain disiplin gak akan kebobolan gawang kita. Sekarang itu tergantung pada pemain sendiri,” katanya.
“Persiba akan tampil full team, hanya penyerang asal Syiria Al Bicho yang dipastikan tidak memperkuat Beruang Madu. Semua fit hanya Al Bicho yang cedera otot dan harus absen,” pungkasnya.

sumber:Okezone

Kamis, 20 Mei 2010

Tindak Tegas Oknum Bobotoh

BANDUNG– Lagi-lagi bobotoh dituding sebagai biang keladi atas dicabutnya izin stadion Siliwangi untuk menggelar dua laga sisa Persib Bandung di ajang Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010. Aksi pengrusakan yang dilakukan oknum bobotoh, membuat berang pihak Polwiltabes Bandung.
Namun, terus menerus dituding sebagai biang keladi, tak bisa diterima Bobotoh. Pengurus Viking Persib Club (VPC) Mulyana menyatakan, seharusnya pihak kepolisian tidak melulu menyalahkan Bobotoh. Sebab, insiden yang terjadi pasca Persib menjamu Sriwijaya FC, Senin (17/5/2010) silam, tidak terjadi di kawasan sekitar stadion.

“Harusnya ada evaluasi mendalam. Kami (bobotoh) tetap pada komitmen awal sebelum izin dikeluarkan. Jika ada pengrusakan di stadion atau sekitarnya, maka izin dicabut. Tapi ini kan kejadian di jalan, jauh dari stadion. Harusnya jangan langsung dicabut izin main di Siliwangi,” ungkap Mulyana, Kamis (20/5/2010).

Yana menjelaskan, jika memang ada pengrusakan yang dilakukan oknum bobotoh saat berada di jalan, seharusnya pihak kepolisian langsung menangkapnya. Bahkan, jika melawan, pihak kepolisian bisa memberikan tindakan tegas. Sehingga, nantinya akan ada efek jera bagi para bobotoh yang ingin melakukan hal serupa.

“Dari sana juga kita bisa identifikasi, siapa sebetulnya mereka. Apa benar memang asli bobotoh atau ada oknum lain yang ingin merusak citra bobotoh. Kalau tidak ada yang ditangkap, kita juga sulit untuk mengetahui apa betul itu ulah oknum kami atau malah provokator saja,” jelas Yana.
(zwr)sumber okezone

Persiba Tak Ubah Jadwal ke Bandung

BALIKPAPAN - Persiba Balikpapan siap untuk bertandang ke Bandung untuk menghadapi tuan rumah Persib Bandung, Minggu (23/5/2010). Persiba tidak mempermasalahkan belum adanya kepastian izin pertandingan.

“Kita semua sudah siap termasuk tiket sudah disiapkan. Kami tinggal terbang ke Bandung,” ucap manajer Persiba Jamal Al Rasyid, Kamis (20/5/2010).

Jamal Al Rasyid mengatakan telah melakukan komunikasi sejak kemarin hingga hari ini terkait persoalan pertandingan. Pihak Persib mengatakan bahwa pertandingan tetap akan digelar di Bandung. Namun, kemungkinan terbesar tanpa penonton di stadio Siliwangi.

“Sejak kemarin hingga hari ini kita komunikasi dengan pihak Bandung. Kemungkinan pertandingan akan tetap digelar tanpa penonton hanya itu belum final,” terang Jamal saat dihubungi Okezone.

Panpel Persib sempat memiliki opsi lapangan pertandingan seperti Stadion Manahan Solo namun dipakai pertandingan divisi utama, dan lapangan Bogor namun tidak diijinkan BLI dengan alasan kurang penuhi standar.

Menurut Jamal, pihaknya akan terus dikabari oleh pihak persib Bandung tentang lokasi pertandingan. Hingga kini pihak BLI belum memberitahukan soal perpindahan lokasi pertandingan.
sumber okezone

Panpel Persib akan Konsultasi

BANDUNG – Izin stadion Siliwangi yang dicabut pihak Polwiltabes Bandung membuat panitia pelaksana (Panpel) Persib Bandung bingung. Apalagi, dua stadion alternatif tidak bisa digunakan lagi dalam waktu dekat ini.
Makanya, agar bisa menemui jalan keluar, panpel Persib akan berkonsultasi dengan PT Liga Indonesia secepatnya. Meski begitu, panpel belum mendapat surat resmi soal pencabutan izin dari Polwiltabes Bandung.
“Kita belum dapat surat resminya. Tapi kalau memang benar, kita akan segera konsultasi dengan PT Liga Indonesia agar agar bisa dapat jalan keluar yang tepat,” kata Sekretaris Panpel Budi Bram, Kamis (20/5/2010).
Budi menyatakan, dua stadion alternatif yakni stadion Si Jalak Harupat, Soreang dan Singaperbangsa, Karawang tidak bisa digunakan. Si Jalak Harupat masih direnovasi untuk menghadapi Porda Jawa Barat. Sedangkan Singaperbangsa sudah tidak bisa diberi izin pasca kerusuhan ketika bentrok dengan tuan rumah bulan April silam.
“Jadinya kita harus cari stadion lain. Di Jawa Barat ini hanya ada tiga stadion standar PT Liga Indonesia. Jadi kalau diluar itu, kita harus konsultasi dulu. Tapi kita tetap optimis bisa segera mendapatkannya,” jelas Bram.
Persib sendiri memiliki sisa dua laga kandang yakni kontra Persiba Balikpapan (26/5/2010) dan PSM Makassar (30/5/2010) nanti.

sumber okezone

ULAH OKNUM BOBOTOH

BANDUNG - Polwiltabes Bandung mencabut izin pertandingan Persib di Stadion Siliwangi pada tanggal 26 Mei mendatang. Rencananya, pada tanggal 26 Mei Persib akan bertanding melawan Persiba Balikpapan.
Pencabutan izin tersebut disampaikan Kapolwiltabes Bandung Kombes Pol Imam Budi Supeno. Menurut Imam, setelah dievaluasi, laga Persib di Stadion Siliwangi berdampak buruk pada masyarakat.
"Kami menerima banyak laporan dari masyarakat. Cukup banyak, perusakan rumah, pelemparan batu, pemecahan kaca mobil yang dilakukan oknum bobotoh," kata Imam kepada wartawan, Kamis (20/5/2010).
Menurut Imam, atas laporan tersebut, pihaknya tidak akan memberikan izin pertandingan Persib lawan Persiba Balikpapan pada 26 Mei.
"Pokoknya, 95 sampai 99 persen saya cabut izin main di Siliwangi. Tanggal 26 tidak akan saya kasih izin," tandas Imam.
Lebih jauh Imam mengatakan, pihaknya juga tidak akan memberikan izin pertandingan meski panitia pelaksana (panpel) meminta pertandingan tanpa penonton.
"Tidak bisa. Kalau pertandingan tanpa penonton pun, yang di luar juga tidak bisa terjamin. Pokoknya tidak bisa!" tandas Imam.
sumber:okezone

DERBY "TANPA PENONTON"

- Pertandingan derby ibukota antara Persitara Jakarta Utara dan Persija Jakarta pada Djarum Indonesia Super League (ISL) Sabtu (22/5) dipastikan tanpa penonton karena tidak mendapatkan ijin dari Polda Metro Jaya.
Ketua Panitia Pelaksana (panpel) Persitara Fachri Sinaga di Jakarta, Rabu, mengatakan selaku panpel pihaknya telah berusaha semaksimal mungkin meyakinkan pihak keamanan agar memberikan ijin menggelar pertandingan dengan penonton.
"Yang memutuskan langsung adalah Kapolda. Mereka juga memutuskan tidak memberi ijin pertandingan di Stadion Soemantri. Namun, mereka mengijinkan bertanding di Gelora Bung Karno tanpa penonton," katanya saat dikonfirmasi.
Menurut dia, upaya untuk meraih ijin dari kepolisian agar diperbolehkan menggelar pertandingan dengan penonton membutuhkan waktu hampir tiga bulan. Namun demikian upaya yang dilakukan gagal akibat beberapa pertimbangan terutama adalah masalah keamanan.
Sebelumnya, kata dia, panpel juga telah melakukan koordinasi dengan pihak suporter lawan yaitu The Jakmania untuk menentukan mekanisme pengamanan bagi suporter kedua tim.
"Antara NJ Mania (Sebutan suporter Persitara) dengan The Jak telah ada komunikasi dengan baik, namun gimana lagi. Semuanya telah diputuskan," katanya.
Dengan menggelar pertandingan tanpa penonton bisa dipastikan panpel Persitara selaku tuan rumah akan mengalami kerugian yang cukup besar. Apalagi pada pertandingan nanti akan digelar di Gelora Bung Karno yang sewanya lebih tinggi dibandingkan dengan Stadion Soemantri Brodjonegoro.
"Sewa Gelora Bung Karno mencapai Rp100 juta. Selain itu pihak pengelola juga meminta jaminan penyewaan Rp300 juta. Namun, kami sudah berkoordinasi dengan pihak Stadion untuk meminta keringanan, secara hitung-hitungan," katanya.
Keinginan Persitara untuk menggelar pertandingan dengan penonton bukan tanpa alasan. Selama kompetisi ISL 2009/2010 praktis panpel tidak pernah mendapatkan untung. Dengan pertandingan derby yang digelar di Gelora Bung Karno diharapkan suporter kedua belah pihak bisa hadir dan memberikan masukan pada panpel.
Kedua tim asal ibukota ini pada klasemen ISL 2009/2010 bertolak belakang. Laskar Si Pitung berada di dasar klasemen dengan 27 poin dari 31, sedangkan anak asuh Benny Dolo itu berada di papan tengah dengan 46 poin dari 31 pertandingan. (ant/row)
sumber:bolanet

Pemain Arema Ingin Perpanjang Kontrak


Seluruh pemain Arema Indonesia yang memperkuat tim ini pada musim kompetisi 2009/2010 mengajukan perpanjangan kontrak untuk musim berikutnya (2010/2011).

Manajer Arema Indonesia Mudjiono Mudjito, Selasa, mengatakan hampir seluruh pemain yang saat ini tengah menuntaskan pertandingan di ajang Liga Super Indonesia (LSI) dan Piala Indonesia itu mengajukan perpanjangan kontrak untuk musim depan.
"Hanya saya sampai sekarang masih belum ada pembahasan khusus dan detail terkait pengajuan perpanjangan kontrak para pemain karena manajemen masih menunggu kompetisi selesai," kata pengusaha properti itu menegaskan.
Namun, lanjut dia, manajemen mengapresiasi positif keinginan para pemain Arema Indonesia yang mengajukan perpanjangan kontrak tersebut, dan ini menunjukkan loyalitas pemain kepada tim.
Ia mengakui, pengajuan perpanjangan kontrak hampir seluruh pemain itu merupakan hal yang wajar sebab besar kemungkinan Arema Indonesia bakal tampil di level Asia dengan catatan tim asuhan Robert Rene Alberts ini mampu merengkuh gelar juara LSI 2009/2010.
Kendati demikian, kata Mudjiono, manajemen belum bisa memutuskan soal perpanjangan kontrak pemain sebab harus ada pembahasan lebih matang, siapa saja pemain yang layak dipertahankan pada musim depan.
"Yang penting sekarang ini seluruh pemain harus fokus untuk menuntaskan tiga laga sisa dengan hasil maksimal agar mampu meraih gelar juara LSI," kata mantan Manajer Persema tersebut menandaskan.
Sebelumnya dua pemain Arema Indonesia, Pierre Njanka dan Esteban Guillen, mengajukan perpanjangan kontrak kepada manajemen yang akhirnya diikuti oleh hampir seluruh pemain.
Saat ini, Arema Indonesia masih menyisakan tiga pertandingan, yakni menjamu Bontang FC (19/5) di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Persatuan Sepak Bola Pekanbaru dan Sekitarnya (PSPS) pada 26 Mei 2010 dan Persatuan Sepak Bola Indonesia Jakarta (Persija) pada 30 Mei mendatang.
Untuk menggenggam gelar juara LSI 2009/2010, Arema Indonesia hanya membutuhkan empat angka lagi karena saat ini sudah mengoleksi 66 angka. Empat angka itu dibidik dari satu pertandingan kandang menjamu Bontang FC dan satu angka lagi dari PSPS atau Persija.
Sementara rival beratnya Persatuan Sepak Bola Indonesia Jayapura (Persipura) yang saat ini berada di posisi peringkat dua klasemen sementara telah mengoleksi 63 angka, dan masih menyisakan dua pertandingan kandang menjamu Persatuan Sepak Bola Indonesia Kediri (Persik) dan Persatuan Sepak Bola Indonesia Wamena (Persiwa).
Jika dua pertandingan kandang itu Persipura meraih angka sempurna, tim berjuluk "Mutiara Hitam" itu akan meraih angka maksimal 69 sehingga mau tidak mau Arema Indonesia harus memenangkan pertandingan melawan Bontang FC dan mencuri angka dari PSPS atau Persija. (ant/cax
sumber:bolanet

Arema Selangkah Menuju Gelar

MALANG - Arema Indonesia selangkah lagi keluar sebagai juara Liga Super Indonesia. Hal tersebut dipastikan setelah mereka berhasil memetik kemenangan telak 3-0 atas Bontang FC, Rabu (19/5/2010).

Singo Edan mengamuk di kandang mereka Stadion Kanjuruhan, Malang. Gol pertama mereka dicetak oleh Esteban Guillen di menit ke-14 dan bertahan hingga turun minum.

Sama-sama bermain terbuka sejak awal, kedua kubu memilih bermain aman pada paruh waktu. Alhasil, laga berjalan agak monoton.

Nasib sial menghampiri Bontang FC di menit ke-66. Mereka terpaksa bermain dengan sepuluh orang pemain setelah kiper Sumardi menderita cedera, padahal jatah pergantian sudah mereka pakai seluruhnya.

Keadaan itu tentunya tidak disia-siakan oleh anak-anak Arema. Dua gol tambahan berhasil mereka sarangkan jelang penghabisan lewat kaki M Ridhuan (89') dan Ahmad Bustomi (90').

Laga akhirnya ditutup dengan keunggulan 3-0 buat tuan rumah dan menjadikan mereka selangkah lagi merengkuh gelar juara Liga Super Indonesia musim ini. Arema yang sudah bermain 32 kali terpaut tiga poin dengan peringkat kedua Persipura Jayapura namun telah memainkan 33 pertandingan.

Dengan demikian jika pada laga terakhir Mutiara Hitam gagal meraih kemenangan atas Persiwa Wamana, maka gelar juara langsung sah menjadi milik Arema apapun hasil dua laga terakhir mereka melawan PSPS Pekanbaru dan Persija Jakarta.
sumber:okezone

Kemenangan Persijap di Bumi Kartini

JEPARA - Air mata Junaedi menetes mengiringi keberhasilan anak asuhnya mengalahkan PSPS Pekanbaru 1-0 di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara kemarin. Pelatih Persijap tersebut tak henti-hentinya mengucapkan syukur atas hasil pertandingan yang diraih Evaldo Silva dkk.

Selain menjadi laga kandang terakhir Persijap musim ini, kemenangan kemarin juga memastikan klub berjuluk Laskar Kalinyamat itu bertahan di kancah Indonesia Super Leagua (ISL). Tak pelak gol semata wayang yang diceploskan Eki Nurhakim di menit 25 disambut gemuruh penonton yang kemarin memadati stadion.

Berbekal tambahan tiga poin ini, Persijap kini mengemas 43 poin dan merangsek ke peringkat 10 klasemen sementara. Persijap juga diuntungkan dengan hasil pertandingan tim-tim di papan bawah Persijap. Dari empat tim pesaing Persijap, hanya Persisam yang sukses meraih kemenangan. Di antaranya adalah Persik yang dikalahkan tuan rumah Persipura 1-0 dan Bontang FC ditekuk Arema 0-3. Satu-satunya tim yang melaju adalah Persisam setelah kemarin berhasil mempermalukan Persema dengan skor 1-0.

Dibandingkan saat mengalahkan Persija pada pertandingan sebelumnya, penampilan Persijap kemarin seperti menemui antiklimaks. Alur serangan yang dibangun tuan rumah sering terhenti sebelum memasuki kotak penalti lawan. Begitu juga dengan organisasi antarlini yang sering terjadi miss communication.

Sementara itu, kubu PSPS malah tampil lebih garang sejak menit awal. Keberadaan seorang Dzumafo Epandi di tim berjuluk Askar Bertuah tersebut menjadi hantu yang menakutkan di depan gawang Persijap. Evaldo Silva yang ditugasi mengawal pergerakan Dzumafo sering kewalahan menghentikannya. Tidak jarang tiga pemain belakang Persijap secara bersamaan menghentikan laju Dzumafo.

Beruntung Persijap masih memiliki Danang Wihatmoko di bawah mistar gawang. Kiper yang sempat dikabarkan akan beristirahat lama tersebut, kemarin tetap dipaksakan untuk tampil. Danang memberikan jawaban atas kepercayaan itu. Meskipun beberapa kali harus tergeletak dan mendapatkan perawatan tim medis karena cederanya kambuh, namun dia sukses mengamankan gawang timnya.

Meski mendapat tekanan sepanjang pertandingan, namun armada Jepara berhasil menunjukkan tajinya. Berawal dari serangan balik yang cepat, Eki Nurhakim sukses menceploskan bola ke gawang PSPS yang dikawal Fance Haryanto di menit 25. Memanfaatkan umpan silang yang dilepaskan Ahmad Mahrus Bahtiar, Eki melompat dan menyarangkan bola melalui sundulan kepalanya.

Di menit 58, Eki nyaris menambah keunggulan Persijap. Sayang, tembakan salto pemain asal Bandung ini masih membentur mistar gawang. Keunggulan Persijap bertahan hingga akhir pertandingan.

”Kemenangan ini sangat berarti bagi kami. Dengan tambahan tiga poin, insya Allah posisi Persijap di klasemen sudah aman. Mengingat, beberapa tim di bawah Persijap akan saling berhadapan memperebutkan poin di laga-laga terakhir,” kata Junaedi usai pertandingan.

Dia mengucapkan terima kasih atas kinerja yang ditunjukkan pasukannya serta dukungan dari seluruh publik sepak bola Jepara. Juanedi berjanji akan tetap bermain maksimal di dua pertandingan sisa.

Terpisah, Manajer PSPS Dastrayani Bibra mengakui keunggulan Persijap. Sejak awal para pemain PSPS sudah menjalankan intruksi dengan baik, yakni tampil menekan sepanjang pertandingan. Namun, buruknya penyelesaian membuat setiap peluang terbuang percuma.

”Saya mengucapkan selamat kepada tim Persijap atas kemenangan ini,” ucapnya.
sumber:okezone

Rasisme, Persib Terancam Denda

BANDUNG - Ulah oknum bobotoh yang menyanyikan lagu bernada rasisme di stadion Siliwangi, saat menjamu Sriwijaya FC, Senin (17/5/2010) kembali mendapat teguran keras PT Liga Indonesia sebagai pemegang regulasi ajang Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010.

Manajer Persib Umuh Muchtar mengaku, dirinya mendapat teguran keras dari PT Liga Indonesia. Bahkan, manajemen Maung Bandung juga terancam denda sebesar Rp250 juta jika kondisi tersebut terus berulang. ”Betul kita mendapat teguran keras dari PT Liga. Ini merupakan teguran untuk kedua kalinya,” ungkap Umuh, Rabu (19/5/2010).

Saat ini, Persib tengah mendapat hukuman percobaan dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI akibat ulah rasisme yang sama pada beberapa bulan silam. Makanya, manajemen terancam mendapat sanksi berupa denda Rp250 juta karena masih mengulang kesalahan yang sama.

Umuh mengaku, dirinya tidak mengerti sikap oknum bobotoh yang kerap menyanyikan lagu bernada rasisme di stadion. Padahal, imbuhnya, manajemen sendiri sudah mengimbau agar tidak ada lagi nyanyian yang menyinggung suporter lain. Tapi rupanya, lagu-lagu bernada rasisme tersebut masih terdengar, bahkan menjadi bukti bagi PT Liga Indonesia untuk menegur pihaknya.
”Sebetulnya bobotoh itu maunya apa? Mereka bisa seenaknya nyanyi lagu rasis. Tapi yang kena getahnya adalah manajemen. Kalau mereka peduli dengan Persib, seharusnya mereka tidak lagi menyanyikan lagu rasis.
sumber:okezone

Manajemen-Budigol Bertemu Besok

BANDUNG - Manajemen Persib Bandung rencananya akan melakukan pertemuan dengan strikernya Budi Sudarsono, Kamis (20/5/2010) besok. Pertemuan ini untuk membahas masa depan pemain berjuluk Budigol di Persib.

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) yang juga penasehat hukum Persib Kuswara S Taryono menyatakan, manajemen sudah memaafkan sikap indisipliner Budi. Sebagai tindak lanjutnya, maka diadakan pertemuan untuk membahas kelanjutan Budi bersama Maung Bandung.

"Intinya kita butuh komitmen bersama agar selama sisa kontrak di Persib, Budi bisa memperbaiki diri. Semua ini kami lakukan demi kebaikan Budi itu sendiri dan demi masa depannya," ungkap Kuswara, Rabu (19/5/2010).

Kuswara menyatakan, butuh komitmen bersama agar persoalan yang terjadi tidak terulang. Dia berharap, jika nanti tercapai kesepakatan, eks striker Persija Jakarta tersebut bisa memperbaiki diri dan memberikan performa terbaik bagi Persib.

"Kita sudah sepakat menyelamatkan masa depan Budi di dunia sepakbola. Biar bagaimanapun, Budi telah berjasa bagi Persib. Kita harus sama-sama memberikan yang terbaik," imbuhnya.
sumber:okezone

Persib Siap Perbaiki Stadion

BANDUNG – Manajemen Persib Bandung merespon secara positif keluhan mengenai kondisi rumput Stadion Siliwangi. Maung Bandung siap memperbaiki infrastruktur demi perbaikan kualitas permainan.

Bahkan, bukan hanya stadion Siliwangi yang rencananya akan diperbaiki jelang sisa dua laga kandang Eka Ramdani dkk. Manajemen Persib pun akan membangun stadion Persib (Sidolig) di Jalan Ahmad Yani, yang bisa dipakai latihan skuad Persib.

Direktur Utama PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) Umuh Muchtar mengaku prihatin dengan kondisi stadion Siliwangi saat menjamu Sriwijaya, Senin (17/5/2010) kemarin. Dia mengaku, permainan menjadi tidak menarik karena beratnya kondisi rumput stadion milik Kodam III Siliwangi tersebut.

”Kita semua lihat, pertandingan jadi tidak menarik. Bahkan, Persib juga kesulitan menambah gol karena performa pemain tidak maksimal,” ungkap Umuh, Rabu (19/5/2010).

Umuh menyatakan, jelang laga kontra Persiba Balikpapan (26/5/2010) nanti, masih ada waktu sekitar sepekan untuk membenahi stadion Siliwangi. Dia menyatakan, akan melakukan komunikasi dengan pengelola stadion Siliwangi agar bisa mendapat solusi perbaikan kontur tanah di stadion bersejarah bagi Maung Bandung tersebut.

”Kami akan coba cari win win solution agar dua laga sisa kita bisa enjoy pakai stadion ini. Untungnya ada waktu seminggu dan saya harap bisa selesai pada waktunya,” jelasnya
sumber:okezone

Rabu, 19 Mei 2010

Persib kecam ulah oknum Suporter

BANDUNG - Manajemen Persib Bandung mengecam keras ulah anarkis oknum suporternya yang melakukan tindakan pengrusakan. Termasuk, oknum bobotoh yang merusak mobil pribadi Pelatih Sriwijaya FC Rahmad "RD" Darmawan, pasca tampil di Stadion Siliwangi, Kota Bandung, Senin (17/5/2010) sore.

Manajer Persib Umuh Muchtar menegaskan, dirinya mengecam sikap oknum yang membuat nama besar Persib tercoreng. Dia menyatakan, akan segera mengambil tindakan tegas kepada organisasi bobotoh jika kejadian serupa terjadi kembali.

"Kalau ada oknum bobotoh yang berbuat onar, yang dirugikan adalah Persib itu sendiri. Kenapa mereka tidak memikirkan nasib tim ini? Malah terus merusak, berbuat onar. Apa mereka mau tim ini terus dikenai sanksi?" tegas Umuh, Selasa (18/5/2010).

Kemarahan Umuh ini bisa dikatakan wajar. Sebab, Maung Bandung yang kini mendapat izin tampil di Stadion Siliwangi, setelah setahun sebelumnya dilarang pascarusuh suporter, akan kembali sulit mendapat izin jika terjadi lagi insiden di sekitar stadion. Sehingga, pihaknya begitu menjaga agar suasana di sekitar stadion tetap aman.

"Kalau nanti ternyata ada insiden lagi, maka kita tidak lagi diberi izin tampil di Stadion Siliwangi. Kalau sudah begini, kita mau main dimana lagi? Coba para bobotoh pikirkan hal ini," jelas Umuh.
(far)

sumber:okezone

Selasa, 18 Mei 2010

Persib Ambisi Tiga Besar


BANDUNG – Kembali ke posisi tiga klasemen sementara Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010, disambut antusias gelandang jangkar Persib Bandung Hariono. Dia memang ingin Maung Bandung kembali ke posisi ketiga seperti LSI musim lalu.

Pada laga yang berlangsung di Stadion Siliwangi, Senin (17/5/2010), Hariono mengaku, dirinya tidak terpengaruh kondisi lapangan yang rusak.

Dia hanya konsentrasi untuk bisa membawa Maung Bandung menang. Beruntung, meski hanya dengan satu gol, dirinya bersyukur bisa membawa Persib kembali ke ranking ketiga.

“Terus terang saya tidak lihat kondisi lapangan. Kedua tim main pada lapangan yang sama, jadi harus bisa mengatasinya. Saya hanya mencoba maksimal saja, karena saya melihat kalau menang kita naik peringkat. Dan syukur kita bisa kembali ke posisi tiga seperti musim lalu,” beber Hariono, Selasa (18/5/2010).

Eks pemain Deltras Sidoarjo ini berharap, ranking Maung Bandung bisa tetap bertahan hingga LSI selesai. Sehingga, prestasi musim lalu dan musim ini tetap dalam kondisi stabil dan tidak menurun.

“Kita memang tidak mungkin jadi juara. Tapi setidaknya bisa bertahan di posisi ketiga adalah yang terbaik jika melihat kondisi tim seperti saat ini. Nanti kita maksimalkan raihan juara di Piala Indonesia 2010 saja,” ungkapnya.
sumber:okezone

Umuh Maafkan Budi Sudarsono


BANDUNG - Perselisihan antara manajemen Persib Bandung dan strikernya Budi Sudarsono sepertinya akan menemui babak akhir. Setelah hampir satu bulan perang dingin, Manajer Persib Umuh Muchtar secara pribadi sudah memaafkan prilaku indisipliner striker asal Kediri, Jawa Timur.

Umuh secara jujur menyatakan dirinya sudah memaafkan prilaku eks striker Sriwijaya FC tersebut. Apalagi, kata Umuh, Budi sendiri sudah meminta maaf kepadanya dan mengakui kesalahannya meski belum secara langsung bertatap muka.

“Saya hargai niat baik Budi. Makanya, demi kebaikan Budi, saya memaafkan dirinya,” ungkap Umuh, Selasa (18/5/2010).

Umuh menjelaskan, memaafkan penyerang nomor punggung 13 tersebut tidak lain demi kebaikannya sendiri. Sebab, kata Umuh, selama ini Budi menggantungkan hidupnya pada sepakbola. Sehingga, dirinya tidak ingin menghancurkan masa depan Budi yang memang besar dan mendapat rezeki di dunia sepakbola.

“Terus terang ini bukan sekadar untuk Persib, tapi lebih untuk Budi sendiri. Sebab, kalau nanti Persib tidak lagi membutuhkannya musim depan, dia bisa dilirik tim lain yang lebih baik baginya. Saya melihat masa depan Budi di sepakbola masih bagus," jelasnya.

Meski sudah memaafkan Budi, Umuh mengaku masih sulit untuk menghubungi striker timnas tersebut. Dia berharap, Budi segera menghubunginya untuk membahas kelanjutannya bersama Maung Bandung
sumber:okezone

7 pemain Persib masuk nominasi 'PERANG BINTANG'


Tujuh pemain Persib masuk dalam daftar nominasi pemain Perang Bintang Liga Super Indonesia (LSI) 2010 yang akan berlangsung 6 Juni mendatang. Ketujuh pemain ini akan bersaing dengan 49 pemain lain asal klub LSI lainnya.

Ketujuh pemain Persib yang masuk daftar nominasi adalah M. Haris Maulana untuk posisi kiper, lalu dua bek Persib Maman Abdurahman dan Nova Arianto. Di lini tengah terpilih Atep, Eka Ramdani, dan Hariono, lalu Christian Gonzales di lini depan. Lucunya striker Persib yang kini telah pulang ke negaranya Brasil karena cedera Hilton Moreira tercantum dalam daftar nominasi dengan klub Arema Indonesia.

Berdasarkan daftar nominasi pemain yang dikeluarkan PT Liga Indonesia (Liga) melalui web ligaindonesia.com, Markus akan bersaing dengan sesama rekan di timnas Ferry Rotinsulu (SFC) dan penjaga gawang veteran Jendry Pitoy (Persipura). Sedangkan Maman dan Nova harus mengimbangi Pierre Njanka (Arema), Baihakki Khaizan (Persija), Bhio Paulin serta Ricardo Salampessy (Persipura).

Sementara di lini depan, "El Loco" harus bersaing simpati dengan empat striker Arema Mohd. Noh. Alam Shah, Roman Chmelo, Hilton Moreira, dan M. Fakhrudin, lalu Bambang Pamungkas dan Aliyudin dari Persija, serta Alberto Gonzaves dan Boas Solossa dari Persipura.

Tim lain yang juga mendominasi daftar nominasi pemain perang bintang adalah Arema Malang dengan sembilan pemain, Sriwijaya FC (8), Persija (7), dan Persipura (7). Sedangkan PSPS menyumbangkan empat pemain yang diwakili M. Isnaini, Cyril Tchana, Edi Sibung, dan kiper Fance Harianto.

CEO Liga Joko Driyono menuturkan, para pemain yang masuk dalam daftar tersebut akan dilempar ke masyarakat untuk dipilih melalui Polling SMS, sedangkan untuk pelatih, kendati ada daftar nominasi namun akan dipilih oleh Liga. Polling akan ditutup pada tiga hari menjelang Perang Bintang.

"Untuk tempat pelaksanaan Perang Bintang, Liga memiliki dua opsi, yakni Malang dan Jayapura. Pemilihan tempat ini bukan hanya sebagai apresiasi untuk calon juara LSI yakni Arema Indonesia dan Persipura Jayapura, namun juga untuk memuaskan minta pecinta sepak bola didaerah. Makanya format pertandingan nantinya akan mempertemukan kampium LSI dengan bintang-bintang LSI yang dipilih melalui polling," ujarnya. (A-161/A-147)***
Sumber:PR

Senin, 17 Mei 2010

Tekuk SFC, Maung Bandung Naik Peringkat


BANDUNG - Meski dilanda kelelahan setelah berlaga di ajang Piala Indonesia (PI), Persib Maung Bandung sukses menekuk Sriwijaya FC (SFC) 1-0 pada lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) di Stadion Siliwangi Bandung, Senin (17/5/2010) petang. Gol semata wayang Persib dicetak oleh striker haus gol Christian 'El Loco' Gonzalez pada menit ke 37.

Sejak awal pertandingan, Maung Bandung memang terus menyerang. Di menit ke-5, tendangan Eka Ramdhani dari luar kotak penalti berhasil dipatahkan kiper Hendro Kartiko. Kemudian, pada menit 16, giliran winger lincah Atep melepaskan tembakan, namun masih melambung di atas mistar gawang Hendro Kartiko.

Sriwijaya FC bukannya tanpa peluang. Pada menit ke-17, sundulan Precious melambung tipis di atas mistar gawang Markus Haris Maulana. Sebelumnya, pada menit ke-8, tembakan Pavel Solomin juga melambung di atas mistar gawang Markus.

Gol yang dinanti-nanti para bobotoh tercipta pada menit ke-37 lewat kaki Christian Gonzalez. Memanfaatkan umpan tendangan bebas Eka Ramdhani, Gonzalez menahan bola dengan dada sebelum dilesakkan ke jala Sriwijaya FC yang dikawal Hendro Kartiko.

Pada babak kedua, Sriwijaya FC balik menyerang. Beberapa kali tendangan para pemain Sriwijaya FC nyaris membobol gawang Markus. Pada menit 54, tembakan keras Gumbs berhasil diselamatkan dengan gemilang oleh Markus.

Kemenangan ini membuat posisi Persib naik ke peringkat 3 klasemen sementara LSI menggeser Persiba Balikpapan. Persib meraih poin 50 dari 32 pertandingan.
sumber:okezone

ISL U21'Maung Muda" Berpesta.


Persib Bandung akhirnya tampil sebagai juara Liga Super Indonesia (LSI) U-21 2009/2010, setelah menaklukkan juara bertahan Pelita Jaya Karawang 2-0 (1-0), pada partai puncak yang dimainkan di Stadion Siliwangi Bandung, Minggu (16/5). Dua gol kemenangan Persib disumbangkan Munadi melalui titik penalti pada menit 11 dan tandukan Budiawan di pengujung laga.

Keberhasilan ini sekaligus mengobati kekecewaan musim lalu, ketika Persib disingkirkan Pelita Jaya di babak semifinal. Sebagai kampiun, Rendi Saputra dan kawan-kawan berhak atas trofi juara dan uang pembinaan sebesar Rp 150 juta. Gelar juara Persib U-21 semakin lengkap ketika Munadi dinobatkan sebagai Pemain Terbaik LSI U-21 2009/2010 dan berhak atas trofi dan hadiah sebesar Rp 12,5 juta.

Sebagai runner-up, Pelita Jaya mendapatkan trofi dan uang pembinaan sebesar Rp 75 juta. Pelita Jaya juga mendapatkan Fair Play Award karena dinilai sebagai tim yang paling sportif sepanjang musim ini. Sementara gelar pencetak gol tersubur diraih striker Persipura Jayapura yang menempati peringkat tiga, Lukas Mandowen dengan 12 gol.

Disambut haru

Karena sudah sangat diimpikan, sukses merebut mahkota juara dari juara bertahan itu, disambut histeria kubu "Maung Muda". Begitu wasit Djumadi Effendi dari Malang meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir, seluruh anggota tim Persib U-21 berhamburan ke tengah lapangan, menembus hujan yang terus mengguyur stadion. Mereka berbaur dengan para pemain merayakan kemenangan di tengah lapangan.

Tangis haru, peluk cium, dan jabat tangan penuh kegembiraan menjadi pemandangan yang terlihat. Ketua Harian Pengcab PSSI Kota Bandung, H. Dandan Riza Wardhana, Manajer Tim, Edi Djukardi, pelatih Mustika Hadi, dan seluruh pemain serta ofisial tim larut dalam kegembiraan.

Tidak sampai di situ. Pesta berlanjut di ruang ganti pemain. Para pemain Persib satu per satu membopong Mustika, Dandan, dan Asisten Manajer, H. Yoko Angga Surya sebagai bentuk kegembiraan.

"Sangat mengharukan. Ini kemenangan yang sangat luar biasa. Para pemain bertarung hebat di lapangan. Mereka pantas mendapatkan gelar juara ini," kata Dandan, usai dibopong para pemain Persib.

"Saya senang karena gelar juara di Persib U-21 ini melengkapi gelar juara sebelumnya ketika merebut Piala Haornas 2004, dan Piala Suratin 2006," timpal Mustika.

Manajer Persib U-21, Edi Djukardi juga tak bisa menyembunyikan kegembiraannya. "Gelar juara ini kita persembahkan untuk bobotoh. Terima kasih buat Wali Kota Bandung dan Ketua Umum Pengcab PSSI Kota Bandung yang selalu memberikan dukungan penuh buat kami," katanya.

Edi pantas berterima kasih kepada bobotoh. Karena hampir sepanjang pertandingan, ribuan bobotoh terus memberikan dukungan penuh
sumber:GM

PAGI INI SFC BERTOLAK KE BANDUNG

Kubu Persib Bandung tetap ingin bertarung dengan Sriwijaya FC Palembang, pada pertandingan lanjutan Liga Super Indonesia (LSI), yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Siliwangi Bandung, Senin (17/5) pukul 15.30 WIB. Sebab kemenangan melalui pertandingan dinilai lebih terhormat ketimbang tiga poin dari hasil walk over (WO).

Setidaknya, harapan tesebut disampaikan pejabat pelatih Persib, Robby Darwis, menyusul kabar adanya kemungkinan Sriwijaya FC tidak akan datang ke Bandung lantaran empat pemain pilarnya masih ditahan pihak kepolisian. Keempat pemain yang ditahan karena sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus pemukulan suporter Sriwijaya FC tersebut, Charis Yulianto, Ambrizal, Isnan Ali, dan Cristian Warobay.

"Kita tidak terpengaruh oleh persoalan intern Sriwijaya FC. Semua pemain tetap fokus untuk pertandingan besok (hari ini, red). Lagi pula, saya berharap mereka tetap datang ke Bandung agar pertandingan tetap bisa dilaksanakan," kata Robby, usai sesi latihan pagi di Stadion Siliwangi, Minggu (16/5).

Robby mengatakan, Persib memang tengah membutuhkan kemenangan untuk mengangkat posisinya ke peringkat tiga klasemen. "Tapi rasanya tidak menyenangkan bila mendapatkan tiga poin tanpa bertanding. Daripada menang WO, lebih enak menang lewat pertandingan," tambah mantan kapten Persib ini.

Berdasarkan informasi terakhir yang didapatkan "GM", hingga Minggu (16/5) malam, seluruh anggota tim Sriwijaya FC masih belum meninggalkan Palembang. Meski belum pasti, dari salah seorang anggota tim Sriwijaya FC yang dihubungi dari Bandung didapatkan informasi, mereka akan bertolak ke Bandung Senin (17/5) pagi.

Informasi tersebut juga sudah diterima pihak Panpel Persib. "Dari Asisten Manajer Sriwijaya FC, kita sudah dapat konfirmasi kalau mereka bakal berangkat dari Palembang pukul 06.00 WIB besok pagi (pagi ini, red)," kata Sekretaris Panpel Persib, Budi Bram Rachman.

Konsentrasi

Terlepas dari kesimpangsiuran informasi kedatangan Sriwijaya FC, Robby tetap menyiapkan formasi terbaik untuk laga ini. Dikatakan, kecuali Satoshi Otomo yang kondisinya baru mencapai 80% setelah dibekap cedera, seluruh pemain dalam keadaan siap tempur.

"Pokoknya, besok (hari ini, red) kita semua siap main sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Terlepas dari persoalan yang tengah dihadapi Sriwijaya FC, para pemain dalam keadaan konsentrasi dan fokus untuk mengamankan tiga angka dari pertandingan ini," tutur Robby.

Soal kekuatan calon lawan, Robby mengatakan, para pemain Sriwijaya FC memang tengah mengalami penurunan performa, menyusul jadwal padat yang harus dilakoninya di LSI, Piala Indonesia, dan AFC Cup. "Tapi, kita tak boleh lengah. Kita harus tetap mewaspadai kekuatan dan motivasi mereka," ujarnya
SUMBER:GM

PERSIB VS SRWIJAYA DIGELAR DI STADION SILIWANGI

BANDUNG - Pertarungan Persib Bandung kontra Sriwijaya FC di stadion Siliwangi, Kota Bandung, Senin (17/5/2010) sore ini dipastikan tetap terjadi. Sriwijaya akhirnya memutuskan untuk tandang ke Kota Bandung setelah sebelumnya berencana mogok main.

Empat punggawa Laskar Wong Kito –julukan Sriwijaya– memang masih bermasalah dengan hukum akibat aksi pengeroyokan kepada suporternya. Mereka adalah Charis Yulianto, Cristian Warobay, Ambrizal dan Isnan Ali. Minus empat pilar ini, Sriwijaya bertolak ke Kota Bandung, pagi ini.

Melihat situasi ini, Maung Bandung tentu memiliki peluang lebih besar untuk memenangkan pertandingan. Selain bisa memanfaatkan kepincangan kubu lawan, Persib pun punya stamina yang lebih mumpuni untuk tampil ngotot sepanjang pertandingan. Sehingga, tidak ada alasan bagi Eka Ramdani dkk untuk tidak menang.

Namun, pelatih Robby Darwis memandang pertandingan tetap bakal berlangsung ketat. Sebab, tim lawan masih memiliki kekuatan sisa dari pilar-pilar muda yang memiliki semangat luar biasa.

”Kita tetap harus waspada. Kita fokus saja pada kekuatan sendiri jangan terpengaruh kondisi tim lawan,” ungkap Robby, Senin (17/5/2010).

Robby mengaku punya keuntungan yang bisa dimanfaatkan dalam laga nanti. Hal itu, adalah faktor kelelahan Sriwijaya yang telah melakoni padatnya serangkaian jadwal pertandingan. Termasuk, dirinya pun mengatakan sudah tahu betul karakter permainan Sriwijaya. Saat ini, kata Robby, tinggal kerja para pemainnya di lapangan.

“Selain itu, akhir-akhir ini saya melihat Sriwijaya mengalami penurunan kualitas pemain terutama para pemain lokal yang mereka miliki. Wajar, karena mereka memang dihadapkan kepada kesulitan dengan jadwal yang terlalu padat. Jadi harus kita manfaatkan keuntungan ini," bebernya.
source:okezone

Minggu, 16 Mei 2010

Tim ke Bandung, RD Tidak Ikut


BANDUNG - Sriwijaya FC memastikan diri datang ke Kota Bandung untuk mengahadapi tuan rumah Persib Bandung, Senin (17/5/2010) besok. Rencananya, Laskar Wong Kito akan berangkat pada Senin (17/5/2010) sekitar pukul 06.00 WIB dengan menggunakan pesawat.

Meski timnya berangkat, namun Pelatih Rahmad RD Darmawan memastikan diri tidak akan ikut dan mengutus asistennya Setyo Cipto. Sebab, mantan pelatih timnas tersebut lebih memilih mendampingi empat pilarnya yang masih menjalani pemeriksaan oleh kepolisian setempat.

Saya percayakan kepada para pemain mereka bisa tampil bagus. Kita tidak bisa berharap banyak. Yang penting bisa memberikan yang terbaik bagi Sriwijaya dan rekan-rekannya di sini, ungkap Rahmad, Minggu (16/5/2010).

Rahmad meminta timnya berangkat guna menghindari sanksi berat dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Sebab, selain sanksi kalah walk out (WO), Sriwijaya juga bisa terkena sanksi berlapis, seperti denda atau ancaman turun ke Divisi Utama jika mogok main.

Rahmad berharap, persoalan yang mendera timnya bisa segera usai. Sehingga, fokus seluruh pemain bisa kembali pada pertandingan. Apalagi, dia mengaku tim membutuhkan poin agar tetap berada di posisi atas klasemen LSI.
sumber:okezone]

Sabtu, 15 Mei 2010

Kemenangan Mahal



JEPARA - Persijap benafas lega. Satu beban berat berhasil diatasi Evaldo Silva dkk. Ini setelah tim berjuluk Laskar Kalinyamat tersebut meraih kemenangan dramatis atas tamunya Persija 2-1 di Stadion Gelora Bumi Kartini (SGBK) Jepara, Sabtu (15/5/2010). Namun, kemenangan ini harus dibayar mahal.
Penjaga gawang andalan Persijap Danang Wihatmoko yang baru bergabung setelah absen di sembilan pertandingan terakhir, kembali didera cedera. Tulang bahu kanannya terkilir saat menahan tembakan keras striker Persija Bambang Pamungkas di menit 70. Danang langsung dilarikan ke rumah sakit dan posisinya digantikan kiper kedua M Syahbani.
Bermain di depan ribuan pendukung setianya, Persijap langsung tampil menggebrak. Pertandingan baru berjalan enam menit, Eki Nurhakim berhasil menjebol gawang Persija yang dikawal M Yasir. Eki memanfaatkan bola muntah hasil tembakan keras Johan Juansyah dari luar kotak penalti.
Semangat Persijap semakin berlipat ketika wasit Setiyono memberikan hadiah penalti, setelah pemain belakang Persija Pape Abdou Toure handball di kotak terlarang. Kapten tim Persijap Evaldo Silva yang dipercaya menjadi algojo sukses menjalankan tugasnya. Tembakan kerasnya mampu mengecoh M Yasir.
Memasuki babak kedua, Persijap memilih bermain bertahan. Dua pemain sayap Isdianto dan Nurul Huda lebih banyak beroperasi di barisan pertahanan membantu Evaldo Silva, Ahmad Mahrus Bahtiar, dan Kasiyadi. Strategi ini cukup efektif untuk menahan gelombang serangan yang dilancarkan anak-anak Macan Kemayoran.
Pada sepuluh menit terakhir pertandingan, serangan-serangan Persija semakin mematikan. Puncaknya, saat Danang Wihatmoko harus ditandu keluar setelah mengalami cedera. Kiper pengganti M Syahbani sebenarnya bermain cukup bagus pada pertandingan kemarin. Namun, pertahanan Persijap akhirnya jebol juga. Di menit 86, penyerang M Ilham yang masuk di babak kedua berhasil mengelabuhi M Syahbani.
Asisten Pelatih Persijap Anjar Jambore Widodo mengaku puas dengan hasil kemarin. Sebab, timnya sangat membutuhkan tambahan poin untuk menghindari jeratan degradasi. "Hasil yang harus disyukuri. Meski demikian, kami mengingatkan kepada para pemain bahwa kompetisi belum berakhir. Masih ada tiga pertandingan lagi dan itu harus dimaksimalkan," kata Anjar.
Berbeda dengan kubu Persijap, Pelatih Persija Benny Dollo terlihat sangat kecewa. Dia menuding kepemimpinan wasit menjadi biang keladi kegagalan timnya menangguk poin di Jepara. "Banyak bukti otentik yang bisa diungkapkan. Namun, saya tidak menyalahkan Persijap, sebab semua keputusan berada di tangan wasit," ujar Benny Dollo yang langsung meninggalkan acara jumpa pers.
ssumber:okezone

BERAKHIR DENGAN KEMENANGAN


Persijap Jepara tampil penuh percaya diri saat menjamu Persija Jakarta, Sabtu, 15 Mei 2010. Bertarung di Stadion Bumi Kartini, Persijap menang 2-1.

Tuan rumah sudah bisa memimpin pertandingan saat laga baru berusia enam menit. Bola rebound dengan mantap disundul pemain Persijap Eki Nurhakim menembus gawang Persija yang dikawal M. Yasir.

Persija coba membangun serangan untuk mengejar ketinggalan. Sayang gempuran-gempuran yang digalang Talouhu Abdul Musfri dan Bambang Pamungkas yang menjadi ujung tombang Macan Kemayoran masih belum menemui hasil.

Pada menit ke-27, Persijap berhasil menggandakan keunggulan dari titik penalti. Gol ini dicetak oleh Evaldo Silva yang dengan mantap mengecoh kiper Persija M. Yasir. Penalti diberikan karena Herman Abanda handsball di kotak penalti. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.

Pada babak kedua Persija bisa mengatur tempo permainan. Namun gol balasan mereka sudah terbilang terlambat tercipta.

Pada menit ke-86, tendangan keras Emanuel Serge bisa diblok kiper Persijap. Bola muntah dengan mudah diarahkan M. Ilham ke gawang yang terbuka.

Untung bagi Persijap, Persija tak mampu mencetak gol tambahan. Skor 2-1 untuk tuan rumah bertahan sampai pertandingan usai.

sumber• VIVAnews

ROBBY TAGIH JANJI SATOSHI


BANDUNG - Dua kali tidak diisi penampilan Satoshi Otomo di ajang Babak 16 Besar Grup K Piala Indonesia 2010, membuat performa Persib Bandung sempat keteteran. Bahkan, pada laga keduanya kontra Persibo Bojonegoro (11/5/2010), Eka Ramdani dkk harus puas tampil imbang 1-1.

Untungnya, saat laga penentuan kontra Persebaya Surabaya (13/5/2010), tim lawan tampil dengan tempo lamban. Sebab, Persebaya sudah lebih dulu lolos ke Babak 8 Besar. Sehingga, laga tersebut jadi tidak berarti bagi tuan rumah.

Agar bisa meraih poin sempurna, jajaran pelatih membutuhkan kebugaran fisik dan mental para pilar inti. Termasuk, memaksimalkan performa Satoshi yang bisa mengobrak-abrik lini pertahanan lawan.

Pelatih Robby Darwis menagih janji Satoshi yang menjamin siap tampil lawan Sriwijaya FC, Senin (17/5/2010) nanti. Gelandang asal Jepang ini enggan merumput di dua laga Piala Indonesia melawan Persibo dan Persebaya karena belum merasa pulih dari cedera hamstring.

“Jadi, otomatis sekarang saya tagih janji dia untuk bisa tampil. Sebetulnya saya sudah berharap besar kepada Satoshi di pertandingan melawan Persebaya kemarin, tetapi dia mengaku belum siap," ungkap Robby, Sabtu (15/5/2010).

"Saya rasa, untuk melawan Sriwijaya sudah tidak ada masalah buat dia, tinggal bagaimana kesiapan secara pribadi saja,” ungkap pelatih yang menggantikan posisi Jaya Hartono.
sumber:okezone

Inter Cetak Sejarah dalam 180 Menit

MILAN – Gelandang Inter Milan, Dejan Stankovic, tak sabar menanti 180 menit ke depan. Dia yakin I Nerazzurri bisa menciptakan sejarah 180 menit.

Setelah merengkuh gelar Coppa Italia beberapa waktu lalu, masih ada dua target masuk bidikan Inter, yakni Serie A dan Liga Champions. Inter bisa merebut scudetto andai mengalahkan Siena di laga pamungkas, Minggu (16/5/2010).

Sepekan kemudian, giliran Liga Champions yang harus diraih. Syaratnya, mengandaskan mimpi Bayern Munich di Santiago Bernabeu, 22 Mei mendatang.

“Tekanan meninggi, tapi saya menikmati perasaan ini sebelum pertandingan besar,” kata Stankovic dalam sebuah program Radio 1, ‘Ventura Football Club’.“Masih ada 180 menit, yang sama-sama kami harapkan, mulai dari Presiden (Massimo) Moratti, klub, dan fans. Kami bisa menciptakan sejarah. Mimpi ini akan menjadi nyata,” tegas kapten Timas Serbia seperti dilansir Goal, Sabtu (15/5/2010). (wei)

sumber:okezone

UEFA Champion League

Mourinho Anggap Bayern Munich Aneh

MILAN - Bukan Jose Mourinho jika tidak mengeluarkan pernyataan pedas soal rivalnya. Pelatih Inter Milan ini mengaku aneh melihat Bayern Munich yang ngotot agar Franck Ribery diizinkan memperkuat FC Hollywood saat final Piala Champion 22 Mei nanti.

Ribery mendapat skorsing tiga pertandingan setelah menerima kartu merah akibat menekel Lisandro Lopez saat leg pertama melawan Lyon di Allianz Arena. Saat mencukur 3-0 Lyon di leg kedua, winger yang kini menjadi incaran klub-klub besar Eropa ini sudah absen.

Bayern Munich sempat mengajukan banding kepada UEFA, tapi akhirnya ditolak. Namun klub yang sudah menapaki gelar tahta Bundesliga 2009-2010 ini masih ngotot. Mereka kembali mengajukan banding ke Court of Arbitration for Sport (CAS). Keputusan akhir akan dikeluarkan lembaga itu 18 Mei mendatang.
Mourinho mencontohkan bagaimana kartu merah yang diberikan pada Thiago Motta saat Inter Melawan Barcelona di Nou Camp. Ketika itu tangannya menyentuh wajah Sergio Busquets, sehingga gelandang Barca itu terlihat kesakitan. Padahal orang tahu reaksi Busquet terlalu berlebihan.

“Ini aneh, sangat aneh. Semua orang tahu kenapa dia diganjar kartu merah. Saya tidak tahu apa yang mereka (Bayern) akan buktikan,” kata Jose Mourinho, seperti dikutip tribalfotball, Rabu (12/5/2010).

“Kami punya Thiago Motta dengan kartu merahnya, seperti yang orang saksikan. Saya tidak mengatakan itu adalah kesalahan wasit, karena kadang kala wasit melakukan kekeliruan karena ulah pemain. Dan karena Busquets, wasit melakukan kesalahan dan Motta tidak bisa bermain di final. Padahal dia tidak patut mendapatkan kartu merah,” tegas Mou.

Meski begitu, menurut Mou pihaknya tidak menggugat keputusan wasit ke UEFA, karena dia memahami peraturan pertadingan yang berlaku.

”Kami tak habis pikir mengapa Bayern melakukan itu. Tapi kami akan konsentrasi saja dengan diri kami. Kami akan menjalani final (partai pamungkas Seri A) di Siena, dan setelah itu kami punya final lain (Champion) di Madrid,” tutup Mourinho.
(fit)

sumber:okezone

Persib Jumpa PSB di Semifinal

Di hadapan para pendukungnya, Persib Bandung U-18 berhasil mengalahkan Persipasi Kota Bekasi U-18 dengan skor 4-0 (1-0), pada lanjutan Kompetisi U-18 Pengprov PSSI Jawa Barat Piala Suratin 2010. Gol Persib dicetak Erwin Ramdani menit ke-24, Yayan Suryadi (82), M. Ramdan (86), dan M. Ferdi Ferdiansyah injury time.

Namun, kemenangan Persib pada laga tunda di Stadion Persib, Jln. Ahmad Yani, Bandung, Jumat (14/5) pagi itu, tidak membuat posisi klasemen berubah. Persib yang pada laga terakhir ini menempati posisi runner up Grup E, akan berjumpa pemuncak Grup F PSB Bogor di semifinal. Sementara pimpinan Grup E, Persikabo Bogor akan melawan runner up Grup F Persikab Kab. Bandung.

Para pemain Persib yang berambisi untuk menjuarai grup ini bermain lepas. Walaupun di awal permainan, umpan-umpan yang dikirim pemain sayap di kedua sisi selalu gagal dimaksimalkan oleh pemain depan Persib.

Pada menit ke-23, penyerang Persib Erwin Ramdani yang sudah berada pada posisi bebas dan menguasai bola di dalam kotak terlarang Persipasi, langsung dijegal oleh bek Persipasi Eko Senosetio.

Malang bagi Persipasi. Setelah dihukum kartu kuning oleh wasit, Eko harus ditandu keluar lapangan akibat benturan dengan pemain yang dijegalnya. Selain itu, wasit pun menghadiahi Persib tendangan penalti dan dieksekusi dengan baik oleh Erwin. 1-0 bagi Persib.

Pada babak kedua, pemain Persib terus mengurung pertahanan Persipasi. Namun, usaha ini selalu gagal dimanfaatkan dengan cermat. Tendangan gelandang serang Persib M. Ramdan yang pada laga ini diposisikan sebagai gelandang bertahan, hanya mampu mengenai mistar gawang Persipasi, yang dijaga Egha Putra.

Persipasi mulai bermain terbuka. Permainan lepas diperlihatkan pasukan Bekasi ini, dengan serangan balik yang dirancang melalui sisi kiri pertahanan Persib.

Upaya penyerang lincah Persipasi A. Fauzi, bahkan mampu merangsek hingga ke dalam kotak penalti. Merasa tertekan, dua bek berpostur tinggi Persib Riki Subagja dan Indra Leshari, menempel ketat Fauzi hingga terjatuh tepat di depan gawang. Wasit bergeming, sementara kubu Persipasi berteriak berang atas keputusan wasit itu.

Hal itu tidak mengurungkan motivasi para pemain Bekasi. Mereka terus mencoba melakukan dobrakan dari tiap sisi. Akan tetapi, lagi-lagi mereka kalah fisik dengan bek Persib seperti Riki Subagja dan Sena Mahendra yang bermain disiplin.

Pada pertengahan babak kedua anak-anak Persib menambah gebrakan ke jantung pertahanan lawan. Hasilnya, kemelut yang terjadi di mulut gawang Persipasi dapat dimanfaatkan oleh penyerang Persib Yayan Suryadi. Persib unggul 2-0.

Gol itu semakin memompa semangat para pemain Persib. Ambisi untuk memuncaki klasemen, pundi-pundi gol pun ditambah. Tepatnya di menit ke-86, tendangan keras M. Ramdan dari luar kotak penalti, membuat anak-anak Bandung unggul 3-0.

Menjelang menit akhir, Persib bukannya melemah. Mereka terus menggedor lini pertahanan lawan. Memasuki injury time, tendangan terarah striker M. Ferdi Ferdiansyah menutup laga terakhir perempat final Piala Suratin U-18 itu.

Pujian pun datang dari pelatih Persipasi, Ibrahim Boyor. Menurut dia, Persib bermain bagus dan kekompakan pemain terlihat baik. "Akan tetapi, saya juga puas dengan usaha pemain yang dapat mengimbangi Persib dengan memperlihatkan permainan lepas", ujarnya.

Laga tunda yang sedianya dilangsungkan pada Kamis (13/5) sore itu, dianggap memengaruhi kondisi pemain di kedua tim tersebut.

Senada dengan Ibrahim, Pelatih Persib U-18 Nandang K. mengatakan, bermain di pagi hari akan membuat kondisi pemain lebih lelah jika dibandingkan bertanding sore hari. "Belum lagi kondisi lapangan yang becek, membuat jatuhnya bola sukar ditebak," ujarnya.

Meskipun demikian, Nandang sangat mengapresiasi perjuangan para pemainnya. Ia mengaku sangat puas dengan penampilan anak asuhnya. Lebih lanjut Nandang mengatakan, untuk persiapan semifinal ia akan meningkatkan kualitas timnya. (CA-07) ***

sumber:PR

Riedl menginginkan pemain muda


Pelatih timnas sepak bola Indonesia Alfred Riedl menginginkan pemain muda masuk dalam tim yang akan ditangani dua tahun ke depan.

Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Iman Arief di Jakarta, Selasa mengatakan, pelatih asal Austria itu akan memilih secara langsung pemain siapa saja yang akan masuk timnas.
"Riedl menginginkan pemain muda. Dia juga tidak mau mengandalkan pemain-pemain bintang," katanya saat dikonfirmasi di Kantor PSSI Jakarta.
Menurut dia, pemain muda yang berpeluang masuk timnas selain pemain yang telah masuk pada timnas U-23 lalu adalah pemain hasil seleksi yang dilakukan oleh tim pemandu bakat.
Selain itu, kata dia, pemain yang saat ini menjalani training center di Uruguay juga berpeluang masuk timnas yang diproyeksikan untuk pertandingan Piala AFF dan Sea Games itu.
"Pemain SAD juga berpeluang masuk timnas. Semuanya tergantung Riedl. Yang jelas Riedl menginginkan kerja tim bukan pemain bintang," katanya menambahkan.
Ia menjelaskan, sesuai dengan jadwal pelaksanaan TC timnas akan dimulai 2 Juni nanti. Pada tahap pertama akan memanggil 50 pemain muda dan nantinya akan disusutkan menjadi 22 pemain.
Untuk lokasi TC, kata dia, tidak akan menggunakan Pusdiklat Sawangan Bogor, namun akan menggunakan lapangan PSSI yang berada di areal Gelora Bung Karno Jakarta.
"Kami terlebih dahulu akan meminta pada PSSI untuk memperbaiki lapangan. Yang jelas pelaksanaan TC dilaksanakan sesuai dengan jadwal," katanya menjelaskan.
Ditanya masalah asisten pelatih yang akan mendampingi Riedl, Iman mengaku masih melakukan seleksi pada beberapa pelatih nasional. Namun, saat ini telah ditetapkan satu asisten pilihan Riedl yaitu Wolfgang Pical. (ant/row)
sumber:bola.net

Persema Berjuang Pertahankan Posisi


Persatuan Sepak Bola Malang (Persema) harus berjuang keras agar tidak "terlempar" dari kompetisi tertinggi di Indonesia dan tetap bertahan di posisi 10 besar Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010.

Pelatih Persema Aji Santoso, Jumat, mengatakan, perjuangan Persema untuk bisa bertahan di kompetisi tertinggi di Tanah Air ini kuncinya adalah mampu melibas tamunya Bontang FC dan Persisam Samarinda.


"Dua laga kandang terakhir menjamu Bontang FC (16/5) dan Persisam Samarinda (19/5) harus kami menangkan. Dengan tambahan enam angka dari dua pertandingan itu, saya kira sudah aman untuk tetap bertahan di LSI tahun depan," katanya.


Mantan pelatih Persisam Samarinda itu berharap, anak asuhnya mampu mendulang angka penuh dari dua tim tamunya. Raihan enam angka tersebut sangat berarti bagi "Laskar Ken Arok" sebelum bertolak ke Jakarta menghadapi Persija dan ke Pekanbaru di jamu PSPS.


Sebisa mungkin, katanya, dua laga luar kandang (away) terakhir itu Persema juga mampu "mencuri" angka, sehingga target "finish" di posisi 10 besar LSI 2009/2010 bisa terwujud.


Setelah gagal menembus babak 16 besar Piala Indonesia 2010, Persema memiliki masa pemulihan (recovery) pemain sekitar 25 hari. Selama jeda waktu pertandingan yang cukup lama itu, seluruh pemain diboyong ke Pasir Putih Situbondo untuk melakukan pemulihan fisik.


"Jeda waktu pertandingan yang cukup lama ini kami manfaatkan untuk melakukan pemulihan fisik dan mental bertanding pemain. Sekarang tinggal memantapkan dan mematangkan taktik serta strategi saja," tegas Aji.


Selain itu, lanjutnya, juga mengasah penyelesaian akhir bagi seluruh pemain. Tidak hanya sebatas pada penyerang saja, karena semua memiliki peluang untuk mencetak gol.


Menjelang berakhirnya kompetisi LSI 2009/2010, Persema masih menyisakan empat pertandingan. Dua laga kandang melawan Bontang FC dan Persisam Samarinda serta dua laga luar kandang yang bakal di jamu Persija Jakarta dan PSPS Pekanbaru.


Saat ini Persema berada di posisi ke-10 klasemen sementara LSI 2009/2010 dengan raihan angka 41 dari 30 kali bertanding. (ant/cax)
sumber:bola.net

Jumat, 14 Mei 2010

Persela Wajib Menang Untuk Jauhi Degradasi


Surabaya (ANTARA) - Tuan rumah Persela Lamongan wajib memenangi laga melawan PSPS Pekanbaru pada lanjutan Liga Super Indonesia di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, Jawa Tengah, Sabtu (15/5), untuk menjauh dari zona degradasi.

Direktur Teknis Persela Joko Susilo yang dihubungi dari Surabaya, Jumat, mengatakan timnya menargetkan bisa meraih tambahan enam angka dari empat laga tersisa kompetisi Liga Super Indonesia musim ini.

"Salah satu target kemenangan adalah melawan PSPS Pekanbaru, kendati sebagai tuan rumah kami harus main di luar kandang," katanya.

Persela terpaksa meminjam Stadion Bumi Kartini Jepara untuk menjalani dua laga "home" melawan PSPS Pekanbaru (15/5) dan Persija Jakarta (19/5), karena tidak mendapat izin dari kepolisian untuk bermain di Stadion Surajaya Lamongan.

Larangan itu muncul terkait pelaksanaan kampanye Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Lamongan pada waktu yang bersamaan.

Tim berjuluk "Laskar Joko Tingkir" itu kini baru mengumpulkan 38 angka dari 30 main atau hanya unggul satu poin Persijap Jepara yang menempati zona "play off" dan tiga angka dari penghuni zona degradasi, Persik Kediri.

"Posisi kami memang belum aman dan wajib memenangi minimal dua laga untuk benar-benar jauh dari degradasi," ujar Joko Susilo.

Mantan pelatih Persiwa Wamena itu, mengaku laga melawan PSPS tidak akan mudah, tetapi dia sudah menyiapkan strategi untuk meredam tim promosi tersebut.

"PSPS punya beberapa pemain yang patut diwaspadai, salah satunya Herman Dzumafo. Dia penyerang yang cukup berbahaya dan suplai bola ke arah dia harus dihentikan," tambahnya.

Pelatih PSPS Pekanbaru Abdurahman Gurning yang dikonfirmasi terpisah, mengatakan timnya sedikit diuntungkan dengan dipindahkannya pertandingan melawan Persela ke Jepara.

"Tidak adanya tekanan suporter tuan rumah, membuat kami bisa bermain lebih lepas. Selain itu, kami juga akan memanfaatkan faktor kelelahan fisik pemain-pemain Persela setelah berlaga di Piala Indonesia," katanya.

Gurning optimistis timnya bisa merebut angka dari Persela, namun tetap mengingatkan anak asuhnya untuk mewaspadai serangan lawan.
source:antara

Sriwijaya FC Belum Tetapkan Ikut LSI Lanjutan

Palembang (ANTARA) - Klub kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan, Sriwijaya Football Club ( Sriwijaya FC), belum memastikan ikut pertandingan lanjutan Liga Super Indonesia di Bandung, Senin.

Pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan, usai mendampingi pemain yang diperiksa di Poltabes Palembang, Jumat mengatakan, memang pihaknya sekarang ini masih menunggu keputusan pemeriksaan pemain itu dan belum memutuskan ikut pada Liga Super Indonesia (LSI) nanti.

Sedianya Sriwijaya FC melakukan pertandingan lanjutan LSI menghadapi Persib di Bandung, Jawa Barat pada Senin (17/5), namun sekarang ini klub itu menghadapi masalah karena empat pemain melakukan pemukulan suporter.

Empat pemain Sriwijaya FC itu masing-masing, Charis Yulianto, Isnan Ali, Cristian Worabay, dan Ambrizal yang telah ditetapkan sebagai tersangka mulai diperiksa Jumat dan sekarang ini ini diamankan selama 24 jam di Poltabes Palembang.

Kalau pemain itu tidak bisa ikut kemungkinan, tim "Laskar Wong Kito" tersebut tidak akan menjalani laga lanjutan LSI di Bandung nanti, kata dia pula.

Menurut dia, hal ini karena empat pemain yang bermasalah tersebut merupakan bagian dari tim sehingga kesebelasan yang dilatihnya akan mengalami hambatan dalam bermain.

Namun, lanjut dia, keputusan ikut dan tidaknya tim yang pernah meraih dua gelar juara itu akan ditetapkan setelah adanya keputusan hasil pemeriksaan.

Ketika ditanya bila tidak ikut bertanding akan dikenakan hukuman, ia membenarkan, bila tidak bertandingan maka tidak bisa melanjutkan pertandingan berikutnya.

Ini berarti tim milik masyarakat Sumsel itu terancam bubar sehingga perlu adanya dukungan bersama, kata dia pula.

Memang sebagai pelatih dan manajemen pihaknya kemungkinan ada melakukan kesalahan sehingga bila itu terjadi pihaknya minta maaf, ujar dia.

Dikatakannya, Sriwijaya FC merupakan milik bersama sehingga perlu adanya dukungan dari seluruh lapisan masyarakat termasuk manajemen.

Ketika ditanya tentang kondisi pemain saat melakukan pemeriksaan, dia mengatakan, mereka tetap tenang dan memberikan jawaban dengan baik.
sumber:yahoo/antara

Kamis, 13 Mei 2010

Persib lolos ke 8 besar

SURABAYA - Meski sempat harap-harap cemas, akhirnya Persib Bandung lolos ke Babak 8 Besar Piala Indonesia 2010 bersama Persebaya Surabaya.

Laga penentuan bagi Maung Bandung berakhir seri dengan skor kacamata 0-0 di stadion Gelora 10 November, Kamis (13/5/2010) sore.
Di Grup K Babak 16 Besar, Persebaya menempati urutan pertama dengan raihan tujuh poin. Sedangkan Persib berhasil mengoleksi lima poin.

Sementara, tim lainnya Bontang FC dan Persibo bojonegoro baru akan berlaga malam ini.

Pada pertandingan sore tadi, kedua tim tampil dengan tempo sedang. Beberapa peluang emas masing-masing tim bisa digagalkan dan belum ada satu pun yang membuahkan hasil.
source:okezone

Rabu, 12 Mei 2010

SURABAYA - Pelatih Persibo Bojonegoro Sartono Anwar mengaku, kunci penampilan trengginas anak asuhnya adalah keberanian. Sartono mengaku, anak asuhnya berani untuk tampil menyerang dan juga berani untuk mematahkan serangan tim buah hatinya, Nova Arianto.

Tak heran jika tim asuhannya bisa menahan Persib 1-1, dalam laga babak 16 besar Grup K Piala Indonesia 2010 di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, malam tadi.

"Beruntung anak-anak bisa mengikuti instruksi saya untuk tampil terbuka, bertanggungjawab dan berani. Melawan tim besar sekelas Persib memang harus seperti itu. Jadi, peluang untuk bisa menandingi permainan Persib terbuka lebar. Buktinya kita hampir saja mengalahkan Persib," jelas Sartono, usai pertandingan.

Eks pelatih Persikab Bandung ini menambahkan, pemainnya juga menampilkan performa yang apik. Sehingga menurutnya, laga malam tadi menjadi permainan yang enak dilihat.

"Main bola itu harus dinikmati pemain. Jadi, kita semua bisa menikmati laga. Dan ternyata dengan main enjoy, kita bisa tampil maksimal," tutupnya.sumberokezone

Selasa, 11 Mei 2010

Persib Waspadai Motivasi Persibo

SURABAYA - Persib Bandung mewaspadai motivasi Persibo Bojonegoro pada laga lanjutan Gruk K Babak 16 Besar Piala Indonesia 2010 di stadion Gelora 10 November, Surabaya, Selasa (11/5/2010) malam ini.

Pelatih Robby Darwis menyatakan, kekalahan Persibo dari Persebaya Surabaya pada laga sebelumnya, membuat motivasi skuad besutan Sartono Anwar tersebut dipastikan memuncak. Sebab, Persibo juga pasti enggan kehilangan tiket menuju Babak 8 Besar.

"Kita sadar semua tim di Grup K ini pasti ingin lolos ke babak berikutnya. Meski levelnya di bawah kita, namun motivasi mereka (Persibo) yang besar pasti membuat mereka tampil habis-habisan dan tampil menyerang," ungkap Robby, Selasa (11/5/2010).

Soal pemain lawan yang wajib diwaspadai, Robby mengaku para penyerang Laskar Angling Dharma semuanya harus dikawal ketat. Sebab, Persebaya pun sempat kewalahan saat duel dengan tim dari Divisi Utama tersebut.

"Kita sempat melihat Persebaya saja hampir kecolongan saat melawan Persibo. Makanya kita selalu minta para pemain waspada. Intinya laga malam ini harus menang untuk tiket Babak 8 besar," jelasnya. (msy)

Wildansyah On fire

SURABAYA - Pada laga kontra Persibo Bojonegoro, Selasa (11/5/2010) malam ini, pemain muda Wildansyah bisa dipastikan kembali mendapat tempat. Pasalnya, gelandang asal Jepang Satoshi Otomo dipastikan absen akibat cedera otot paha kiri karena berbenturan dengan pemain Bontang. Termasuk, Irwan Wijasmara juga harus absen karena cedera di bagian lututnya.

Otomatis, Wildan bisa dipilih untuk berada di sektor tengah membantu Eka dkk melakukan serangan. Pemain nomor punggung 4 ini mengaku siap ditempatkan diposisi manapun jika pelatih mempercayakannya untuk tampil. “Saya sudah terbiasa tampil dimanapun. Jadi jika nanti harus mengganti peran Satoshi, saya akan tampil habis-habisan,” ungkap Wildan, Selasa (11/5/2010).

Tercatat, pemain asal Ciparay, Kabupaten Bandung ini pernah berada di posisi wing kiri dan kanan, sebagai libero mapun sebagai stoper. Saat ditanya soal posisi idelanya, Wildan mengaku lebih menikmati kembali ke posisi awalnya, baik sebagai stoper maupun libero.

“Kalau boleh jujur, saya lebih aman dan nikmat di posisi stoper atau libero. Tapi pelatih sepertinya punya penilaian lain. Jadi, saya harus siap tampil di posisi manapun. Dan kalau sudah begitu, sebagai pemain profesional kita harus siap dan memberikan yang terbaik bagi tim,” jelasnya.

Wildansyah juga berharap laga kontra Persibo bisa dimenangkan timnya. Sehingga, setelah memastikan tiket ke Babak 8 Besar, maka pada laga selanjutnya timnya bisa tampil lebih santai. Makanya, dia berharap semua tim bisa tetap menjaga motivasi agar bisa tampil trengginas seperti saat membantai Bontang FC. (msy
sumber:okezone

NOVA DAN SARTONO ANWAR


SURABAYA – Laga Persib Bandung melawan Persibo Bojonegoro bukan saja menjadi faktor penentu lolosnya dua tim pada Babak 8 Besar Piala Indonesia 2010. Namun, laga itu juga mempertemukan ayah dan anak.

Di kubu Persib, Kapten Nova Arianto memegang pucuk pimpinan untuk bisa mengawal Maung Bandung meraih kemenangan berikutnya dan memegang tiket menuju babak 8 Besar. Sedangkan di kubu lawan, pelatih Sartono Anwar tidak lain adalah ayah dari sang kapten Nova.

Sebagai anak, Nova memang selayaknya berbakti kepada orangtuanya. Tapi sepertinya, stoper Persib ini akan mengenyampingkan faktor hubungan ayah dan anak. Nova dipastikan akan tampil habis-habisan demi meraih kemenangan dan membawa rekan-rekannya menuju level selanjutnya pada Piala Indonesia 2010.

"Situasinya kan kini berbeda. Saya sangat menghormati ayah. Tapi ketika berada di lapangan hijau, saya harus profesional. Semua pemain ingin tampil habis-habisan di laga ini dan bisa meraih tiket 8 besar," ungkap Nova, Senin (10/5/2010).

Nova memang mengakui, perjalanan karirnya tidak terlepas dari andil sang Ayah. Bahkan sang Ayah adalah orang yang pertama kali mengenalkan dirinya kepada dunia sepakbola. Sartono adalah sumber inspirasi dibalik karir keemasannya saat ini.

“Jadi, menghormati ayah adalah dengan tampil maksimal pada laga ini. Jadi, ayah akan tahu sejauh mana saya bisa tampil luar biasa dalam kondisi apapun," jelas Nova.

Sedangkan sang ayah Sartono lebih memilih banyak bercanda saat ditanya kekuatan tim buah hatinya tersebut. Senada dengan Nova, sang ayah enggan mencampuri urusan keluarga dengan karirnya di dunia sepakbola. Sebagai pelatih, dia lebih memilih membahagiakan anak asuhnya dengan meraih kemenangan ketimbang mengalah kepada sang anak.

Soal kualitas sang anak, Sartono sempat melemparkan canda ketika mengomentari kiprah sang anak di kancah sepakbola nasional, termasuk karirnya di Maung Bandung. “Kalau mau tahu, Nova itu gak ada apa-apanya. Justru pemain depan yang harus diwaspadai. Semua pemain Persib berkualitas diatas rata-rata," selorohnya.
sumber:okezone

Senin, 10 Mei 2010

El Loco Lebih Senang Jadi Juara

SURABAYA - Bomber andalan Persib Bandung Christian 'El-Loco' Gonzales lebih senang menjadi juara Piala Indonesia 2010 ketimbang jadi top skor. Sebab, menjadi top skor bukan menjadi hal yang baru bagi El-Loco.

Striker asal Uruguay ini memang menjadi top skor sementara Piala Indonesia 2010 dengan koleksi 10 gol. Uniknya, Gonzales mencetak tiga hattrick pada tiga laga berbeda di ajang bergengsi ini.
Gonzales mengaku, dirinya lebih senang jika Maung Bandung keluar sebagai juara Piala Indonesia 2010 ketimbang dirinya menjadi top skor.
"Saya hanya ingin Persib menang. Percuma jadi top skor kalau Persib tidak menang," ungkap Gonzales, Senin (10/5/2010).
Peraih empat kali top skor ajang Liga Super Indonesia (LSI) ini memang menjadi salah satu punggawa Persib yang paling berambisi membawa Persib juara. setelah gagal di LSI, El-Loco berharap di Piala Indonesia 2010 dirinya bisa memberikan hadiah juara bagi para bobotoh.
"Kita sudah lama mendambakan menjadi juara. Di ajang Piala Indonesia 2010 ini kita punya kesempatan besar. Makanya jujur saya lebih fokus di sini daripada di Liga Super. Saya harap bisa membawa Persib merasakan juara," bebernya.

sumber:okezone

MOTIVASI YANG TINGGI

http://tazmania-football.blogspot.com

SURABAYA - Kemenangan telak yang diraih Persib Maung Bandung atas Bontang FC di ajang Piala Indonesia 4-1, Minggu (9/5/2010), bisa terjadi karena motivasi tinggi para pemain. Menurut pelatih Robby Darwis, meski skuadnya mengalami kelelahan luar biasa, dengan motivasi tinggi, semua bisa diatasi.

"Kemenangan ini tidak diraih dengan mudah. Anak-anak mengalami kelelahan setelah menjalani serangkaian jadwal yang padat. Tapi motivasi tinggi para pemain menjadi kunci kesuksesan kita malam ini," kata Robby usai pertandingan.Jangan ketinggalan berita tentang Piala Dunia 2010, hanya di Okezone.com

Meski menang telak, Robby tetap menekankan agar anak asuhnya tetap bermain konsisten agar dapat memastikan tiket ke 8 besar. Syaratnya, kata dia, Persib harus memenangkan laga selanjutnya di Grup K melawan Persibo Bojonegoro, Selasa (11/5/2010) nanti.

"Kemenangan ini menumbuhkan kepercayaan diri para pemain. Saya harap pemain tetap konsisten. Di laga selanjutnya, kita harus menang. Saya juga akan melakukan rotasi untuk menghindari kelelahan," tandas Robby.

Persib Maung Bandung mengawali laga Piala Indonesia di Grup C dengan mantap setelah menggasak Bontang FC 4-1. Dalam laga tersebut, striker Gonzalez mencetak hattrick pada menit 27, 43, dan 61. Satu gol lainnya dilesakkan pemain sayap Atep pada menit 56. Bontang FC hanya mampu membalas 1 gol lewat kaki Satria Feri pada menit 42.
sumber:okezone

BOAZ Hat trick ,Persipura gasak PSM

http://tazmania-football.blogspot.comPersipura Jayapura membuktikan janjinya untuk merebut poin sempurna saat meladeni PSM Makassar di laga perdana grup M Piala Indonesia 2010. Tanpa ampun, Juku Eja digasak dengan skor 3-1, saat bentrok di Stadion Mandala Jayapura, Minggu (9/5).

Sempat tertinggal lebih dahulu melalui gol yang dicetak Osvaldo Moreno pada menit ke-29, Mutiara Hitam yang tampil di hadapan puluhan ribu pendukung fanatiknya butuh waktu delapan menit untuk merespon gol tersebut melalui sontelan Boaz Solossa.

Bomber andalan Persipura itu dengan cerdik memanfaatkan kelemahan lini belakang PSM untuk menyamakan menjadi imbang sama kuat 1-1. Striker timnas senior Indonesia ini bahkan mampu menambah keunggulan timnya dua menit berselang, sekaligus mengantar Persipura balik unggul 2-1.

Unggul 2-1 membuat Persipura semakin percaya diri dan terus menggempur pertahanan lawan. Hal tersebut membuat PSM yang sejak awal tampil dengan satu striker kembali merapatkan barisan pertahanan, yang membuat babak pertama ditutup dengan skor 2-1 untuk Persipura.

Memasuki babak kedua, Persipura yang sudah di atas angin kembali memeragakan permainan terbuka dan menguasai jalannya pertandingan, yang membuat Boaz kembali memaksa kiper PSM memungut bola dari gawangnya, sekaligus memastikan hat-trick di laga tersebut pada menit ke-86.

Skor pun kembali berubah menjadi 3-1 untuk keunggulan Persipura, yang langsung disambut gemuruh ribuan suporter fanatiknya yang memadati stadion dan sempat dibuat menahan nafas saat timnya tertinggal lebih dahulu lewat aksi Osvaldo.

Dan hingga pertandingan usai, tidak ada tambahan gol yang tercipta. Sebab, meski kedua tim memiliki beberapa peluang, terutama Persipura yang bertindak sebagai tuan rumah, namun hingga wasit meniup peluit panjang, tak satu pun yang bisa dikonversi menjadi gol.

Atas kemenangan ini, Persipura untuk sementara menduduki tempat pertama di grup M dengan raihan tiga poin, sementara PSM menempati juru kunci. Pasalnya, hingga berita ini diturunkan, laga kedua yang mempertemukan Persik Kediri kontra Persikabo Bogor masih berlangsung.
sumber :goal.com

Minggu, 09 Mei 2010

AREMA MELANGKAH KE 8 BESAR

http://tazmania-football.blogspot.comMalang - Arema Indonesia mengatasi Persidafon Dafonsoro 1-0 sekaligus melangkah ke delapan besar. Disayangkan, laga ini diwarnai sejumlah keributan.

Gol tunggal Ongis Nade dalam pertandingan digelar di Stadion Kanjuruhan, Minggu (9/5/2010), petang, ini dicetak oleh Dandi Santoso melalui tandukan kepala manfaatkan tendangan pojok Esteban Gulien di menit 71.

Sayangnya, pertandingan berjalan menarik antara tim di Grup L ini sempat terjadi insiden di menit-menit akhir babak kedua. Entah siapa yang mengawali terjadi aksi saling lempar antara penonton dengan Bruno Casmir pemain belakang Persidafon.

Keduanya saling menghujani botol minuman air mineral saat pertandingan dipimpin wasit Sapari itu terhenti karena terjadi pelanggaran terhadap pemain Arema.

Sepanjang pertandingan kedua tim saling ingin menciptakan gol, melalui serangan-serangan membahayakan gawang kedua tim. Maklum tim promosi Divisi I Persidafon ini menjadi pesaing Arema lolos babak delapan besar.

Sejak kick off babak pertama Persidafon menjadi tuan rumah dalam pertandingan ini berupaya membobol gawang kiper Arema Kurnia Mega. Namun, empat peluang terjadi masih saja belum dapat membuahkan gol.

Penampilan dua bomber lini tengah Persidafon Uston Nawawi dan Elie Aiboy berulang kali membahayakan gawang Arema. Dua kali tendangan Elie Aiboy menghantam mistar gawang tim tamu. Kedudukan imbang kosong-kosong bertahan hingga turun minum. Di babak itu satu kartu kuning diberikan wasit kepada Hendrawan pemain tengah Arema di menit 23.

Di babak kedua Pelatih Arema Indonesia Robert Albert banyak melakukan perubahan strategi dengan menarik beberapa pemain untuk digantikan. Strategi ini rupanya mampu mengimbangi permainan tim asal Papua itu.

Berulang kali sebelum terjadi gol Arema mendapat kesempatan melalui tendangan pojok. Serangan demi serangan dibangun Esteban Gulien, Roman Cmello, serta M. Fahrudin selalu kandas di kaki pemain belakang Persidafon diantaranya Bruno Casmir, Johanis Monim, dan Sugiantoro hingga menghasilkan tendangan pojok.

Tendangan pojok Esteban Gulien di menit 71 mampu diteruskan Dandi Santoso dengan tandukkan kepala. Heading pemain depan Arema ini akhirnya mampu membobol gawang kiper Persidafon Selsius Geze. Kedudukan 1-0 ini bertahan hingga peluit panjang dibunyikan wasit Sapari.

Disaat pertandingan bubar, kembali insiden terjadi, Bruno Casmir juga mantan pemain Arema ini tiba-tiba memegang leher M. Fahrudin berdiri didekatnya. Kontan ulah Bruno memancing pemain lain untuk membela.

Aparat keamanan siaga di pinggir lapangan langsung menghalau kedua tim untuk saling berdekatan. Bruno pun diamankan oleh petugas agar terhindar bentrokan lagi. Disaat kondisi mulai reda.

Terlihat jelas Noh Alam Shah duduk di bangku undangan VVIP turun ke lapangan hijau untuk memburu Bruno. Usaha pemain asal Singapura ini berhasil dihalau petugas keamanan dengan memaksanya meninggalkan lapangan.

Dalam jumpa pers Pelatih Persidafon Fredy Mulli, menyayangkan, terjadi insiden hingga pertandingan mulanya berjalan baik sejak awal. Tercoreng dengan ulah beberapa pemain yang tidak dapat menahan emosi. "Sayang sekali di akhir pertandingan terjadi gesekan antar pemain hingga mengakibatkan beberapa pemain tidak dapat mengontrol emosinya," katanya.

sumber:detiksurabaya